Salam super,
Pak Mario yang baik, saya seorang pencari kerja. Sering sekali mengikuti tes maupun wawancara kerja namun hasilnya belum ada. layaknya iman begitu juga semangat yang saya miliki terkadang tinggi namun juga sering sekali rendah bahkan hilang. Yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana menjaga agar semangat tetap tinggi dan tetap optimis dalam mencari pekerjaan kendatipun tentu saja kegagalan mungkin akan datang.
Sekian Pak Mario, terimakasih atas bantuannya
Saudari Cici dari Banten
ditanyakan pada Sabtu, 29 November 2008 09:06:27 +0700
Pak Mario yang baik, saya seorang pencari kerja. Sering sekali mengikuti tes maupun wawancara kerja namun hasilnya belum ada. layaknya iman begitu juga semangat yang saya miliki terkadang tinggi namun juga sering sekali rendah bahkan hilang. Yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana menjaga agar semangat tetap tinggi dan tetap optimis dalam mencari pekerjaan kendatipun tentu saja kegagalan mungkin akan datang.
Sekian Pak Mario, terimakasih atas bantuannya
Saudari Cici dari Banten
ditanyakan pada Sabtu, 29 November 2008 09:06:27 +0700
Mario Teguh menjawab:
Saudari Cici yang baik, terima kasih atas pertanyaan Anda.
Bagi seseorang yang berharapan baik, kegagalan adalah tertundanya keberhasilan. Dengannya, dia selalu menetapkan pandangannya kepada kemungkinan-kemungkinan baik di balik setiap kesulitan yang dihadapinya. Bila dia belum berhasil mengatasi sebuah masalah, dia tidak melihat masalah itu sebagai sesuatu yang besar. Tetapi, dia melihat dirinya lah yang belum cukup besar untuk mengatasi masalah itu.
Dan karena dia bersikap baik dalam keadaan apa pun, dia melihat keadaan itu sebagia tanda untuk meningkatkan kualitas pribadi dan kemampuannya. Itulah sebabnya, dia secara teratur meskipun mungkin lambat, mengatasi masalah demi masalah yang memang sewajarnya hadir dalam kehidupan manusia.
Ingatlah, bahwa sebongkah batu membutuhkan seseorang yang kuat melangkahinya untuk dapat disebut sebagai batu pijakan. Dengannya, sekecil apa pun sebuah batu akan menjadi batu penghalang, bila ia diletakkan di hadapan seseorang yang berkecil hati dan menolak untuk mencoba melangkahinya.
Kegagalan adalah tanda tidak tepatnya arah. Dengannya, penyesuaian adalah nama perjalan-nya. Kegagalan adalah tanda tidak cukup baiknya cara. Sehingga, peningkatan adalah nama pelatihan-nya. Kegagalan adalah sebetulnya tertundanya sebuah keberhasilan. Oleh karena itu, kesabaran adalah nama penantiannya. Kegagalan adalah tanda tidak cukupnya kekuatan. Itu sebabnya, kesungguhan adalah nama keharusan-nya. Kegagalan adalah tanda akan adanya jaminan keberhasilan, Dan… iman, adalah nama dari keyakin-nya. Maka sadarilah, bahwa Anda dibedakan dari orang biasa dari cara menyikapi kegagalan.
Harapan baik pada pribadi penuh syukur yang sedang bekerja keras adalah kekuatan pengubah rencana langit. Apa pun rencana yang sudah dituliskan di langit – bahkan sebelum kelahiran Anda akan diubah, dan disesuaikan dengan yang Anda minta bila - Anda menaburkan debu-debu kemilau harapan baik di atas kedamaian rasa syukur Anda bagi kewenangan yang Anda terima, untuk mengupayakan kebaikan dalam keindahan sebuah pekerjaan.
Maka, berharaplah yang baik.
Begitu dulu ya, Saudari Cici. Semoga berhasil.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Sumarno
solusi untuk pertanyaan Bagaimana Tetap Semangat Dan Optimis Menghadapi Kegagalan Yang Datang Terus-menerus
pada kolom How Do I Get There
tag: gagal, optimis, harapan, baik
Saudari Cici yang baik, terima kasih atas pertanyaan Anda.
Bagi seseorang yang berharapan baik, kegagalan adalah tertundanya keberhasilan. Dengannya, dia selalu menetapkan pandangannya kepada kemungkinan-kemungkinan baik di balik setiap kesulitan yang dihadapinya. Bila dia belum berhasil mengatasi sebuah masalah, dia tidak melihat masalah itu sebagai sesuatu yang besar. Tetapi, dia melihat dirinya lah yang belum cukup besar untuk mengatasi masalah itu.
Dan karena dia bersikap baik dalam keadaan apa pun, dia melihat keadaan itu sebagia tanda untuk meningkatkan kualitas pribadi dan kemampuannya. Itulah sebabnya, dia secara teratur meskipun mungkin lambat, mengatasi masalah demi masalah yang memang sewajarnya hadir dalam kehidupan manusia.
Ingatlah, bahwa sebongkah batu membutuhkan seseorang yang kuat melangkahinya untuk dapat disebut sebagai batu pijakan. Dengannya, sekecil apa pun sebuah batu akan menjadi batu penghalang, bila ia diletakkan di hadapan seseorang yang berkecil hati dan menolak untuk mencoba melangkahinya.
Kegagalan adalah tanda tidak tepatnya arah. Dengannya, penyesuaian adalah nama perjalan-nya. Kegagalan adalah tanda tidak cukup baiknya cara. Sehingga, peningkatan adalah nama pelatihan-nya. Kegagalan adalah sebetulnya tertundanya sebuah keberhasilan. Oleh karena itu, kesabaran adalah nama penantiannya. Kegagalan adalah tanda tidak cukupnya kekuatan. Itu sebabnya, kesungguhan adalah nama keharusan-nya. Kegagalan adalah tanda akan adanya jaminan keberhasilan, Dan… iman, adalah nama dari keyakin-nya. Maka sadarilah, bahwa Anda dibedakan dari orang biasa dari cara menyikapi kegagalan.
Harapan baik pada pribadi penuh syukur yang sedang bekerja keras adalah kekuatan pengubah rencana langit. Apa pun rencana yang sudah dituliskan di langit – bahkan sebelum kelahiran Anda akan diubah, dan disesuaikan dengan yang Anda minta bila - Anda menaburkan debu-debu kemilau harapan baik di atas kedamaian rasa syukur Anda bagi kewenangan yang Anda terima, untuk mengupayakan kebaikan dalam keindahan sebuah pekerjaan.
Maka, berharaplah yang baik.
Begitu dulu ya, Saudari Cici. Semoga berhasil.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Sumarno
solusi untuk pertanyaan Bagaimana Tetap Semangat Dan Optimis Menghadapi Kegagalan Yang Datang Terus-menerus
pada kolom How Do I Get There
tag: gagal, optimis, harapan, baik
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom How Do I Get There
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Ketika Harus Memilih, ditanyakan oleh Ibu Elly Pratiwi - 26/4/2007

Menghadapi Ipar Yang Suka Memfitnah, ditanyakan oleh Ibu Lili - 29/5/2008

Membangun Jiwa Yang Merdeka, ditanyakan oleh Saudara Ahmad - 11/2/2009

Bagaimana Dapat Mengerti Tanpa Melukai Hati, ditanyakan oleh Bapak Ferry Irawan - 14/12/2008

Memperbaiki Hubungan Yang Retak, ditanyakan oleh Ibu Amelia - 6/10/2008

Sudah Bertobat Tapi Mengulangi Lagi Dan Lagi, ditanyakan oleh Bapak Andi M Thohar - 19/11/2008

Bagaimana Menemukan Partner, ditanyakan oleh Bapak ADIP NASIKUN PRASETYO PRABO - 15/7/2007

Bagaimana Cara Merubah Diri Setelah Melihat Suatu Keadaan, ditanyakan oleh Saudara Tutut - 18/11/2008

Agar Menjadi Yang Terbaik, ditanyakan oleh Saudara Cipta Arief - 28/11/2008

Soal Profesi Penulis, ditanyakan oleh Bapak Husein - 22/1/2008

Tahapan Kepuasan, ditanyakan oleh Bapak Sutam - 14/11/2008

Menghilangkan Kebiasaan Buruk Dalam Menunda, ditanyakan oleh Saudara Tita - 7/4/2009

Menghadapi Kegagalan, ditanyakan oleh Ibu Dini - 29/8/2007

Masalah Yg Masih Menghantui, ditanyakan oleh Ibu Camelia Nuraini - 23/1/2008

Menjadi Konsultan Sambil Bekerja, ditanyakan oleh Bapak Dedi Nurachman - 26/4/2007

Karier Yang Jalan Ditempat, ditanyakan oleh Bapak Anthony - 7/10/2008

Bagaimana Caranya Menghilangkan Rasa Sakit Hati, ditanyakan oleh Ibu Renata - 30/10/2007

Apakah Saya Harus Terima Tawaran Itu, ditanyakan oleh Bapak Putranto - 20/11/2008

Tidak Sesuai Dengan Background Pendidikan, ditanyakan oleh Bapak Sulistiyono - 22/11/2007

Apakah Itu Bijak, ditanyakan oleh Bapak Budi Sahardjo - 25/4/2007

Menghadapi Ipar Yang Suka Memfitnah, ditanyakan oleh Ibu Lili - 29/5/2008
Membangun Jiwa Yang Merdeka, ditanyakan oleh Saudara Ahmad - 11/2/2009
Bagaimana Dapat Mengerti Tanpa Melukai Hati, ditanyakan oleh Bapak Ferry Irawan - 14/12/2008
Memperbaiki Hubungan Yang Retak, ditanyakan oleh Ibu Amelia - 6/10/2008
Sudah Bertobat Tapi Mengulangi Lagi Dan Lagi, ditanyakan oleh Bapak Andi M Thohar - 19/11/2008
Bagaimana Menemukan Partner, ditanyakan oleh Bapak ADIP NASIKUN PRASETYO PRABO - 15/7/2007
Bagaimana Cara Merubah Diri Setelah Melihat Suatu Keadaan, ditanyakan oleh Saudara Tutut - 18/11/2008
Agar Menjadi Yang Terbaik, ditanyakan oleh Saudara Cipta Arief - 28/11/2008
Soal Profesi Penulis, ditanyakan oleh Bapak Husein - 22/1/2008
Tahapan Kepuasan, ditanyakan oleh Bapak Sutam - 14/11/2008
Menghilangkan Kebiasaan Buruk Dalam Menunda, ditanyakan oleh Saudara Tita - 7/4/2009
Menghadapi Kegagalan, ditanyakan oleh Ibu Dini - 29/8/2007
Masalah Yg Masih Menghantui, ditanyakan oleh Ibu Camelia Nuraini - 23/1/2008
Menjadi Konsultan Sambil Bekerja, ditanyakan oleh Bapak Dedi Nurachman - 26/4/2007
Karier Yang Jalan Ditempat, ditanyakan oleh Bapak Anthony - 7/10/2008
Bagaimana Caranya Menghilangkan Rasa Sakit Hati, ditanyakan oleh Ibu Renata - 30/10/2007
Apakah Saya Harus Terima Tawaran Itu, ditanyakan oleh Bapak Putranto - 20/11/2008
Tidak Sesuai Dengan Background Pendidikan, ditanyakan oleh Bapak Sulistiyono - 22/11/2007
Apakah Itu Bijak, ditanyakan oleh Bapak Budi Sahardjo - 25/4/2007






