Salam Super Bapak Mario Teguh,
Pak Mario, saya bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang penyediaan seminar dan diklat-diklat pemerintahan. Sebelumnya, saya bekerja di sebuah perusahaan penyedia pelayanan fitness besar di Jakarta. Di tempat kerja saya yang sekarang, saya tidak merasakan kenyamanan dalam bekerja. Saya merasa atasan saya pilih kasih kepada saya
Keadaan lain yang menjadikan tempat kerja saya tidak kondusif adalah adanya jurang antara saya dan teman-teman kerja saya. Saya selalu berusaha untuk mendekati mereka, tetapi mereka malah membuat jarak, akhirnya saya hanya bisa menggunakan waktu saya hanya untuk bekerja, bekerja dan bekerja. Hal ini hanya berlaku di tempat kerja saya yang sekarang, di tempat kerja sebelumnya saya memiliki banyak teman karena saya pun termasuk orang yang mudah bergaul. Saya tahu, saya tidak boleh mengeluh, akan tetapi saya merasa diperlakukan sangat tidak adil.
Jadi, yang ingin saya tanyakan adalah, mengapa atasan saya tidak dapat melihat kualitas diri saya yang sesungguhnya dan menghargai saya seperti beliau menghargai teman-teman saya? Saya juga sudah lelah disepelekan oleh rekan-rekan kerja saya, jadi bagaimana caranya supaya mereka dapat menghargai saya? Saya bukan orang yang gampang marah, dan bila saya marah akan sangat menakutkan. Karena itu, selama ini saya selalu berusaha sabar dan menahan diri demi menjaga profesionalisme saya di tempat kerja. Pak Mario, tolong bantu permasalahan saya karena saya tidak ingin mengulangi kesalahan yang mungkin saya lakukan di masa yang akan datang.
Terima kasih dan salam super!
Ibu Gadis dari Bogor
ditanyakan pada Jumat, 06 Maret 2009 13:03:00 +0700
Pak Mario, saya bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang penyediaan seminar dan diklat-diklat pemerintahan. Sebelumnya, saya bekerja di sebuah perusahaan penyedia pelayanan fitness besar di Jakarta. Di tempat kerja saya yang sekarang, saya tidak merasakan kenyamanan dalam bekerja. Saya merasa atasan saya pilih kasih kepada saya
Keadaan lain yang menjadikan tempat kerja saya tidak kondusif adalah adanya jurang antara saya dan teman-teman kerja saya. Saya selalu berusaha untuk mendekati mereka, tetapi mereka malah membuat jarak, akhirnya saya hanya bisa menggunakan waktu saya hanya untuk bekerja, bekerja dan bekerja. Hal ini hanya berlaku di tempat kerja saya yang sekarang, di tempat kerja sebelumnya saya memiliki banyak teman karena saya pun termasuk orang yang mudah bergaul. Saya tahu, saya tidak boleh mengeluh, akan tetapi saya merasa diperlakukan sangat tidak adil.
Jadi, yang ingin saya tanyakan adalah, mengapa atasan saya tidak dapat melihat kualitas diri saya yang sesungguhnya dan menghargai saya seperti beliau menghargai teman-teman saya? Saya juga sudah lelah disepelekan oleh rekan-rekan kerja saya, jadi bagaimana caranya supaya mereka dapat menghargai saya? Saya bukan orang yang gampang marah, dan bila saya marah akan sangat menakutkan. Karena itu, selama ini saya selalu berusaha sabar dan menahan diri demi menjaga profesionalisme saya di tempat kerja. Pak Mario, tolong bantu permasalahan saya karena saya tidak ingin mengulangi kesalahan yang mungkin saya lakukan di masa yang akan datang.
Terima kasih dan salam super!
Ibu Gadis dari Bogor
ditanyakan pada Jumat, 06 Maret 2009 13:03:00 +0700
Temukan Jawaban atas Permasalahan Anda di kolom What Do I Really Want
Jawaban lain dari Pak Mario yang terkait dengan pertanyaan:
Bagaimana Cara Menghadapi Suami Yang Tidak Bekerja, ditanyakan oleh Ibu Dian - 10/2/2009
Bagaimana Cara Mengetahui Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudara Pangondian - 5/1/2009
Menghilangkan Perasaan Bersalah Yang Berkepanjangan, ditanyakan oleh Saudara Andra - 4/5/2009
Bagaimana Cara Membantu Kekasih Agar Dapat Bersikap Jujur Dan Baik, ditanyakan oleh Saudari Shinta Anggraini - 27/11/2009
Bagaimana Bersikap Baik Terhadap Mertua, ditanyakan oleh Ibu Sri Wahyuni - 14/4/2009
Bagaimana Kita Bersikap Terhadap Suami Yang Memiliki Wanita Idaman Lain, ditanyakan oleh Saudari Maia - 14/4/2009
Kerja Yang Berpindah-pindah Perusahaan, ditanyakan oleh Bapak Ardy Wiranata - 31/3/2009
Bagaimana Cara Untuk Membangkitkan Semangat Kerja, ditanyakan oleh Saudari Ade - 9/2/2009
Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009
Bagaimana Menikmati Pekerjaan Di Lingkungan Yang Kurang Positif, ditanyakan oleh Ibu Ari - 14/4/2009
Masalah Rumah Tangga, ditanyakan oleh Ibu Sri Rezeki - 14/4/2009
Kemantapan Hati, ditanyakan oleh Ibu Wina - 31/3/2009
Menyesali Keputusan Di Masa Lalu, ditanyakan oleh Ibu Dandida - 28/4/2009
Berkompromi Dengan Keinginan Suami, ditanyakan oleh Ibu Nur Adinda - 22/4/2009
Bagaimana Caranya Beradaptasi Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Edwin - 18/4/2009
Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009
Bagaimana Menghadapi Suami Yang Egois, ditanyakan oleh Saudari Patra Eve - 17/4/2009
Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009
Suamiku Sayang, Suamiku Patung, ditanyakan oleh Ibu Trysa - 11/4/2009
Ingin Berganti Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 28/4/2009








