what do i really want

Semoga Bapak senantiasa dipayungi kesehatan.

Saya pria 24 tahun,  karyawan dan ayah dari sepasang anak. Saya orang yang mudah bosan. Kembali saya rasakan pada masa saya sekarang terjadi pengulangan dari rasa gelisah yang lebih  dibandingkan masa-masa sebelumnya ketika keadaan saat ini masih berupa harapan. Saya inginkan segera bekerja, segera menikah dan punyai keturunan, dulu. Setelah itu semua sekarang apa ? Cabang-cabang keinginan saya terus saja tumbuh bahkan menjadi liar. Barangkali jawaban Bapak tidak menyelesaikan pertanyaan saya, karena saya sering pula rasakan bahwa tidak ada yang dapat jawab selain saya sendiri. Tapi banyak pernyataan Bapak yang membawa saya kepada diam sehingga saya tetap berharap untuk persoalan saya ini.

Terima kasih.


Bapak Ahmad Taufik dari Tangerang
ditanyakan pada Selasa, 13 November 2007 11:25:15 +0700


Mario Teguh menjawab:


Bapak Ahmad Taufik yang baik, terima kasih atas pertanyaan Anda.

Mohon Anda perhatikan bahwa salah satu tanda bahwa kita - Anda dan saya, telah mengerti diri kita sendiri dengan baik adalah  Anda bersyukur telah diijinkan menjadi Anda.

Anda tidak akan menukarkan diri Anda untuk menjadi siapa pun.

Bila ada yang belum sepenuhnya memuaskan Anda,

Anda mengambilnya sebagai tanggung-jawab pribadi untuk mengubah dan memperbaikinya.

Anda sangat meyakini bahwa tidak ada maksud alam ini kecuali memuliakan Anda. Maka apa pun yang terjadi - baik atau buruk, semuanya dirancang sebagai cara untuk memuliakan Anda.

Anda yakin sekali bahwa yang membentuk keberhasilan diri Anda - bukanlah kejadian yang hadir dalam kehidupan Anda, tetapi kualitas dari reaksi Anda terhadap yang terjadi itu.

Anda yang memperlakukan kejadian dengan sikap yang baik, akan menjadi pribadi yang berhak untuk hidup dalam kebaikan.

Anda dan diri Anda mensyukuri kebersamaan Anda dan telah bersepakat untuk menyikapi bahkan seburuk-buruknya keadaan dengan sebaik-baiknya sikap, karena tidak ada apa pun yang terjadi kepada Anda kecuali atas kehendak Pemilik Kehidupan Anda.
Demikian dulu ya, Bapak Ahmad Taufik. Semoga bermanfaat.

Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh


Extracted by
Team MTPE


Jawaban dari Pak Mario untuk pertanyaan Mudah Merasa Bosan
pada kolom What Do I Really Want
tag: bosan, syukur, tanggung jawab

Temukan Jawaban atas Permasalahan Anda di kolom What Do I Really Want

mencari jawaban atas permasalahan Anda pada lebih dari 805 jawaban yang disediakan di kolom What Do I Really Want

Jawaban lain dari Pak Mario yang terkait dengan pertanyaan: Mudah Merasa Bosan
Bagaimana Bersikap Tegar Dalam Menghadapi Kegagalan, ditanyakan oleh Saudara Wandi - 13/3/2009
Bagaimana Meraih Kesuksesan, ditanyakan oleh Bapak Dendi - 15/12/2007
Ganti Haluan Bisnis, ditanyakan oleh Bapak Hilarion Widyo - 9/12/2007
Mana Yang Harus Di Korbankan, ditanyakan oleh Ibu Ina Novitasari - 6/10/2007
Selalu Jatuh Dalam Kesalahan Yang Sama, ditanyakan oleh Saudari Jasmine - 6/1/2009
Pilihan Profesi Bagi Saya, ditanyakan oleh Ibu Gabby - 29/3/2009
Agar Berani Mengungkapkan Pendapat, ditanyakan oleh Saudara Hendra Surendra - 28/4/2009
Menghadapi Pimpinan Yang Reaktive, ditanyakan oleh Bapak Efiar - 3/9/2007
Bagaimana Menghadapi Atasan Yang Sering Marah-marah, ditanyakan oleh Ibu Mala - 24/11/2007
Bagaimana Menggerakan Nasib Saya Untuk Menjadi Lebih Baik, ditanyakan oleh Bapak Andi - 13/1/2008
Mengatasi Dilema, ditanyakan oleh Ibu Wenny Vivi - 26/8/2007
Mengapa Order Pertama Tak Kunjung Datang, ditanyakan oleh Bapak Bono - 4/11/2008
Dilema Kerja, ditanyakan oleh Ibu Jelita - 7/9/2008
Keikhlasan Yang Mulai Menipis, ditanyakan oleh Ibu Rusdiana - 11/1/2009
Mengubah Pikiran Tentang Hidup, ditanyakan oleh Ibu Lili - 12/2/2009
Menghadapai Penghasilan Yang Pas-pasan, ditanyakan oleh Bapak Ahmad Khulaemi - 9/5/2008
Hikmah Bencana Alam, ditanyakan oleh Bapak Fadli Nurhasan - 26/4/2007
Sikap Sebagai Leader, ditanyakan oleh Bapak Dodo Suryadi - 23/5/2008
Memupuk Sikap Baik Untuk Menjadi Seorang Pengusaha, ditanyakan oleh Saudari Ria Rahayu - 1/7/2007
Kegundahan Terhadap Sikap Atasan, ditanyakan oleh Bapak Suherman - 12/11/2007