Dear Pak Mario,
Pak, saya saat ini benar-benar desperated dan hopeless, saya butuh motivasi agar semangat hidup saya bangkit kembali.
Saya berumur 40 tahun, menganggur dan bercerai, saya mempunyai 2 anak laki-laki, baru-baru ini saya mengikuti tes penerimaan karyawan, sudah wawancara, psikotes dan tes pengetahuan umum, akhirnya saya gagal lagi setelah menerima surat pemberitahuan dari perusahaan tersebut.
Saya sangat bingung pak, mengapa saya ini masih gagal terus dalam hidup ini, mau usaha sendiri tidak ada modal, saya butuh sedikit nasehat dari bapak berkenaan dengan masalah saya ini, saya akan sangat senang apabila bapak berkenan membalas surat saya ini, Please pak.
Terima Kasih
Salam Hormat,
Bapak Rene Arthur Tirtaadmaja dari Jakarta Timur
ditanyakan pada Selasa, 21 Agustus 2007 12:38:13 +0700
Mario Teguh menjawab:
Bapak Rene Arthur Tirtaadmaja yang baik, terima kasih atas kepercayaan dan kesabaran Rene Arthur Tirtaadmaja
Mohon Bapak perhatikan,
Kesempatan kedua tidak datang hanya satu kali. Sebetulnya ada satu juta kesempatan kedua yang tersedia bagi kita, tetapi sebagian besar dari kita tidak cukup berani dan sibuk untuk menghabiskan semua kesempatan kedua itu.
Bila Anda berkecil hati karena kegagalan pada upaya pertama Anda, mohon Anda temukan pribadi yang hidupnya dibangun dari keberhasilan pada upaya-upaya pertamanya.
Keberhasilan tersenyum penuh kasih kepada kita yang menganggap semua kesempatan setelah upaya kedua – sebagai kesempatan kedua; karena sebetulnya ada satu juta kesempatan untuk kesempatan kedua.
Kemudian Pak, kesulitan akan memperkenalkan kita kepada diri kita yang sebenarnya.
Kesulitan adalah cermin yang mampu menampilkan jiwa Anda lebih jelas daripada gambar wajah dan pakaian Anda.
Ia, kesulitan itu – melontarkan kematangan pengolahan perasaan Anda ke dinding-dinding pengertian anda; agar Anda melihat jarak antara jiwa Anda sekarang dengan jiwa fitrah Anda yang kokoh, yang mulia, dan yang penyayang.
Ia, kesulitan itu – juga menuntut Anda untuk menggunakan semua kemampuan yang ada pada serat-serat kecerdasan dan bakat-bakat Anda, sebagai syarat agar ia menyerah kepada Anda, dan menjadikan Anda pembukti bahwa Anda selalu lebih besar dari masalah dan kesulitan Anda.
Dan ia, kesulitan itu mensyaratkan bahwa ia akan melunak dan menyerah – hanya bila Anda mengubah diri Anda – menjadi lebih kuat dan menginginkan kemenangan.
Begitu dulu ya, Bapak Rene Arthur Tirtaadmaja. Tetaplah semangat and stay with us.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Team MTPE
Jawaban dari Pak Mario untuk pertanyaan Putus Asa
pada kolom What Is My Future
tag: kesempatan, putus asa, kesulitan, kuat
Bapak Rene Arthur Tirtaadmaja yang baik, terima kasih atas kepercayaan dan kesabaran Rene Arthur Tirtaadmaja
Mohon Bapak perhatikan,
Kesempatan kedua tidak datang hanya satu kali. Sebetulnya ada satu juta kesempatan kedua yang tersedia bagi kita, tetapi sebagian besar dari kita tidak cukup berani dan sibuk untuk menghabiskan semua kesempatan kedua itu.
Bila Anda berkecil hati karena kegagalan pada upaya pertama Anda, mohon Anda temukan pribadi yang hidupnya dibangun dari keberhasilan pada upaya-upaya pertamanya.
Keberhasilan tersenyum penuh kasih kepada kita yang menganggap semua kesempatan setelah upaya kedua – sebagai kesempatan kedua; karena sebetulnya ada satu juta kesempatan untuk kesempatan kedua.
Kemudian Pak, kesulitan akan memperkenalkan kita kepada diri kita yang sebenarnya.
Kesulitan adalah cermin yang mampu menampilkan jiwa Anda lebih jelas daripada gambar wajah dan pakaian Anda.
Ia, kesulitan itu – melontarkan kematangan pengolahan perasaan Anda ke dinding-dinding pengertian anda; agar Anda melihat jarak antara jiwa Anda sekarang dengan jiwa fitrah Anda yang kokoh, yang mulia, dan yang penyayang.
Ia, kesulitan itu – juga menuntut Anda untuk menggunakan semua kemampuan yang ada pada serat-serat kecerdasan dan bakat-bakat Anda, sebagai syarat agar ia menyerah kepada Anda, dan menjadikan Anda pembukti bahwa Anda selalu lebih besar dari masalah dan kesulitan Anda.
Dan ia, kesulitan itu mensyaratkan bahwa ia akan melunak dan menyerah – hanya bila Anda mengubah diri Anda – menjadi lebih kuat dan menginginkan kemenangan.
Begitu dulu ya, Bapak Rene Arthur Tirtaadmaja. Tetaplah semangat and stay with us.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Team MTPE
Jawaban dari Pak Mario untuk pertanyaan Putus Asa
pada kolom What Is My Future
tag: kesempatan, putus asa, kesulitan, kuat
Temukan Jawaban atas Permasalahan Anda di kolom What Is My Future
Jawaban lain dari Pak Mario yang terkait dengan pertanyaan:
Menghadapi Bawahan Yang Tidak Bersemangat Untuk Kerja, ditanyakan oleh Ibu Clarisa - 14/4/2008
Mengatasi Kesulitan Dalam Hidup, ditanyakan oleh Ibu Tia - 22/4/2009
Cara Mengambil Keputusan Terbaik, ditanyakan oleh Saudara Randi - 17/12/2008
Keraguan Memilih Bidang Usaha, ditanyakan oleh Ibu Ani - 2/3/2009
Terhindar Dari Sikap Malas Dan Terhindar Dari Rokok, ditanyakan oleh Saudari Tania - 9/6/2009
Agar Menjadi Yang Terbaik, ditanyakan oleh Saudara Cipta Arief - 28/11/2008
Bagaimana Menghadapi Partner Yang Idealis, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 10/7/2009
Apakah Terlalu Percaya Diri Itu Baik, ditanyakan oleh Bapak Antonius Mario Lombardi - 22/11/2007
Bimbang Untuk Mengambil Keputusan, ditanyakan oleh Saudari Aurelia - 24/8/2007
Cara Meningkatkan Semangat Untuk Mencapai Tujuan, ditanyakan oleh Saudari Puri - 25/3/2009
Bagaimana Menghadapi Isteri Yang Mudah Emosi, ditanyakan oleh Bapak Jono Harianto - 30/3/2009
Rencana Masa Depan, ditanyakan oleh Bapak Iwan Kusuma - 22/8/2008
Job Search, ditanyakan oleh Bapak Purnomo Darsono - 10/3/2008
Bisakah Saya Tidak Cemburu Lagi, ditanyakan oleh Ibu Dina - 13/4/2009
Menghentikan Saudara Yang Berzinah, ditanyakan oleh Saudara Ari - 13/4/2009
Untuk Apa Kejujuran, ditanyakan oleh Bapak Wardjito - 25/4/2007
Orang Luar Yang Ikut Campur Tangan, ditanyakan oleh Ibu Femmy Octavia - 6/8/2007
Pensiun Dini, ditanyakan oleh Ibu Gina - 31/12/2008
Menjalani Pekerjaan Dengan Kebosanan, ditanyakan oleh Bapak Fathur - 23/2/2009
Mengambil Keputusan Tepat Pada Saat Kondisi Perusahaan Yang Sedang Salah Arah, ditanyakan oleh Bapak Sanjaya - 1/7/2007










