Saya seorang wanita yang baru berusia 20 tahun.
Saya menjalani hubungan dengan seorang laki-laki yang sudah berumur dan berumah tangga.
Awalnya hubungan kami begitu indah tapi begitu banyak masalah yang ada dihubungan dengan kami, tapi saya sangat begitu mencintainya, sampai saya dapat mengorbankan semuanya termasuk keluarga saya demi mempertahankan cinta saya kepada dia. Karna hanya dialah yang memberikan kebahagiaan; hanya dialah yang di dunia ini selain Tuhan yg menghargai saya.
Saya hancur oleh keluarga saya sendiri. Itulah yang membuat saya begitu sayang dan mengasihi dia bahkan saya sangat rela dalam nama Tuhan saya rela tidak diakuinya dimuka umum bahkan saya rela mempunyai anak darinya walaupun tidak diakuinya ataupun tidak dinikahinya karena saya tulus mengasihi dirinya.
Saya tahu keputusan yang saya ambil ini sangat salah tapi sepertinya dari sikapnya yang begitu dingin kepada diriku sekarang saya merasa kesepian diantara keramaian.
Ibu Wulan dari Jakarta
ditanyakan pada Sabtu, 06 Desember 2008 05:34:29 +0700
Saya menjalani hubungan dengan seorang laki-laki yang sudah berumur dan berumah tangga.
Awalnya hubungan kami begitu indah tapi begitu banyak masalah yang ada dihubungan dengan kami, tapi saya sangat begitu mencintainya, sampai saya dapat mengorbankan semuanya termasuk keluarga saya demi mempertahankan cinta saya kepada dia. Karna hanya dialah yang memberikan kebahagiaan; hanya dialah yang di dunia ini selain Tuhan yg menghargai saya.
Saya hancur oleh keluarga saya sendiri. Itulah yang membuat saya begitu sayang dan mengasihi dia bahkan saya sangat rela dalam nama Tuhan saya rela tidak diakuinya dimuka umum bahkan saya rela mempunyai anak darinya walaupun tidak diakuinya ataupun tidak dinikahinya karena saya tulus mengasihi dirinya.
Saya tahu keputusan yang saya ambil ini sangat salah tapi sepertinya dari sikapnya yang begitu dingin kepada diriku sekarang saya merasa kesepian diantara keramaian.
Ibu Wulan dari Jakarta
ditanyakan pada Sabtu, 06 Desember 2008 05:34:29 +0700
Temukan Jawaban atas Permasalahan Anda di kolom What Will Stop Me
Jawaban lain dari Pak Mario yang terkait dengan pertanyaan:
Yang Menghentikan Saya Saat Saya Ingin Sukses, ditanyakan oleh Bapak Sulistyanto - 31/10/2009
Mengembalikan Kepercayaan Pada Seseorang, ditanyakan oleh Saudara Puspita - 10/7/2009
Bagaimana Menghilangkan Ketakutan Pada Diri Sendiri, ditanyakan oleh Saudari Azzahra - 27/7/2009
Meminjamkan Uang Yang Bukan Haknya, ditanyakan oleh Saudara Kaka - 2/8/2009
Saya Suka Meremehkan, ditanyakan oleh Saudara Dodit - 5/8/2009
Ikhlas Menerima Perlakuan Mantan Tunangan, ditanyakan oleh Saudari Imelda - 9/8/2009
Menjadi Pribadi Yang Percaya Diri Dan Tidak Pemalu, ditanyakan oleh Saudara Anton - 6/8/2009
Hobi Yang Terlalu, ditanyakan oleh Bapak Dudung Jumadi - 31/7/2009
Kenalkah Mereka Pada Tuhan, ditanyakan oleh Saudara Erik - 5/8/2009
Tidak Disapa Teman Akrab, ditanyakan oleh Saudari Sella - 13/8/2009
Mengenal Dan Mengatasi Kelemahan Diri, ditanyakan oleh Saudara Uti - 30/7/2009
Bagaimanakah Caranya Mengatasi Sikap Pesimis, ditanyakan oleh Saudara Celso A. Dos Santos - 29/7/2009
Kenapa Harus Ada Aturan, ditanyakan oleh Saudara Adnan - 5/8/2009
Menjadi Pemimpin Dalam Rumah Tangga, ditanyakan oleh Bapak Mychael - 7/8/2009
Cara Ikhlas Menjadi Orang Baik, ditanyakan oleh Saudara Budi - 26/10/2009
Mengatasi Krisis Financial, ditanyakan oleh Bapak Munifan - 28/7/2009
Memulai Bisnis Baru, ditanyakan oleh Saudara Zul Rahman - 27/7/2009
Bagaimana Supaya Tidak Malas, ditanyakan oleh Saudara Julius S - 27/7/2009
Menghadapi Sebuah Hambatan Dengan Cepat, ditanyakan oleh Saudara Arif - 26/7/2009
Kembali Bersemangat Untuk Menatap Hidup, ditanyakan oleh Saudari Tya - 26/7/2009








