Bapak Mario,
Saya karier woman dengan S1 Australia, dan sebentar lagi akan mencapai usia 40 tahun. Biasanya, saya suka sekali bikin target tinggi untuk diri saya capai setiap tahunnya. Karenanya, saya peroleh segudang prestasi yang saya raih termasuk uang. Ketika saya mengalami patah hati dengan seorang pria (saya sulit jatuh cinta walau teman pria saya banyak sekali), rasanya segalanya menjadi sangat membosankan dan tidak bersemangat. Setelah 3 tahun berlalu, dengan susah payah saya paksa diri saya untuk bangkit kembali. Apakah pilihan menikah akan bisa menjadi solusi jalan keluar dari kebosanan saya? Dalam banyak hal saya berjiwa adventure dan menyukai tantangan kecuali untuk menikah. Sepertinya hidup akan dikerangkeng bila sudah menikah.
Mohon advisnya Pak.
Thank you.Ibu Olivia dari Tangerang
ditanyakan pada Selasa, 06 November 2007 08:38:22 +0700








