Salam Super Pak Mario,
Saya adalah seorang mahasiswa perguruan tinggi di Makassar. Selama saya kuliah saya tidak merasakan perhatian ibu, karena ibu saya sudah menikah lagi, dan berlahan-lahan harta ibu saya hilang gara-gara hutang yang menumpuk atas perbuatan bapak tiri saya. Uang kuliahku pun tidak sesuai dengan mahasiswa yang lain. Ibu saya tidak menyadari semua, dia membela terus bapak tiri saya, ibu saya sudah jauh dari keluarga karna keluarga saya malu punya keluarga seperti suami ibu saya. Berkali-kali ibu saya di nasihati sama keluarga tetapi tetap saja tidak mendengar. Aku pun ragu melanjutkan kuliah kalau keuangan ibu saya tidak seperti dulu. Ibu saya selalu menyalahkan saya. Saya juga tidak bisa membentak, saya takut kehilangan ibu. Aku harus bicara bagaimana dengan ibu saya?
Terima kasih dan Salam Super
Saudari Acha dari Makassar
ditanyakan pada Selasa, 03 Maret 2009 16:54:02 +0700
Saya adalah seorang mahasiswa perguruan tinggi di Makassar. Selama saya kuliah saya tidak merasakan perhatian ibu, karena ibu saya sudah menikah lagi, dan berlahan-lahan harta ibu saya hilang gara-gara hutang yang menumpuk atas perbuatan bapak tiri saya. Uang kuliahku pun tidak sesuai dengan mahasiswa yang lain. Ibu saya tidak menyadari semua, dia membela terus bapak tiri saya, ibu saya sudah jauh dari keluarga karna keluarga saya malu punya keluarga seperti suami ibu saya. Berkali-kali ibu saya di nasihati sama keluarga tetapi tetap saja tidak mendengar. Aku pun ragu melanjutkan kuliah kalau keuangan ibu saya tidak seperti dulu. Ibu saya selalu menyalahkan saya. Saya juga tidak bisa membentak, saya takut kehilangan ibu. Aku harus bicara bagaimana dengan ibu saya?
Terima kasih dan Salam Super
Saudari Acha dari Makassar
ditanyakan pada Selasa, 03 Maret 2009 16:54:02 +0700
Mario Teguh menjawab:
Saudari Acha yang baik, saya turut merasakan keprihatinan Anda.
Berpengharapan baiklah, karena seorang anak akan menjadi beruntung bila kelemahan latar-belakangnya membuatnya tidak menolak upaya keras untuk menjadikan dirinya kuat dan berkualitas.
Dengannya, itulah yang kemudian akan mengangkatnya ke kelas-kelas tinggi dalam kontribusi dan pengaruh dalam masyarakat.
Orang bisa bisa saja meragukan apa yang kita katakan, tetapi mereka akan selalu percaya kepada penilaian mereka atas perilaku kita, atas cara-cara kita.
Maka perindahlah cara-cara Anda. Ketergesaan untuk mencapai yang indah, sering membuat kita mengesampingkan keharusan untuk menggunakan cara-cara yang indah.
Dan dengan damai katakanlah : "Bila aku tidak mampu mendatangkan perubahan , akan aku gunakan talentaku untuk menerima, dan berserah kepada Beliau , yang pilihanNya selalu yang terbaik bagiku."
Begitu dulu ya, Saudari Acha. Semoga membantu.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Liana Mariyanti
solusi untuk pertanyaan Aku Sayang Ibu
pada kolom What Do I Really Want
tag: kasih, sayang, biaya, ragu, kuliah, ibu
Saudari Acha yang baik, saya turut merasakan keprihatinan Anda.
Berpengharapan baiklah, karena seorang anak akan menjadi beruntung bila kelemahan latar-belakangnya membuatnya tidak menolak upaya keras untuk menjadikan dirinya kuat dan berkualitas.
Dengannya, itulah yang kemudian akan mengangkatnya ke kelas-kelas tinggi dalam kontribusi dan pengaruh dalam masyarakat.
Orang bisa bisa saja meragukan apa yang kita katakan, tetapi mereka akan selalu percaya kepada penilaian mereka atas perilaku kita, atas cara-cara kita.
Maka perindahlah cara-cara Anda. Ketergesaan untuk mencapai yang indah, sering membuat kita mengesampingkan keharusan untuk menggunakan cara-cara yang indah.
Dan dengan damai katakanlah : "Bila aku tidak mampu mendatangkan perubahan , akan aku gunakan talentaku untuk menerima, dan berserah kepada Beliau , yang pilihanNya selalu yang terbaik bagiku."
Begitu dulu ya, Saudari Acha. Semoga membantu.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Liana Mariyanti
solusi untuk pertanyaan Aku Sayang Ibu
pada kolom What Do I Really Want
tag: kasih, sayang, biaya, ragu, kuliah, ibu
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Do I Really Want
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Karir Lambat Dan Berdampak Pada Hasil Untuk Kesejahteraan Keluarga, ditanyakan oleh Bapak Widodo - 1/7/2007

Bagaimana Meminta Reward Pada Atasan Setelah Melakukan Tugas, ditanyakan oleh Ibu Lisa Triono - 19/8/2007

Bagaimana Caranya Merubah Perilaku Diri Yang Tidak Baik, ditanyakan oleh Saudara Rocky - 17/1/2009

Bagaimana Menghadapi Istri Yang Marah Karena Cemburu, ditanyakan oleh Bapak Santo - 25/3/2009

Apakah Saya Harus Kehilangan Teman Dan Keluarga Bila Saya Mengikuti Kata Hati, ditanyakan oleh Ibu Nadia - 20/1/2009

Bagaimana Mengendalikan Amarah Dengan Super, ditanyakan oleh Ibu Monic - 4/5/2009

Bagaimana Agar Saya Tidak Lalai Dengan Janji Saya Untuk Memperbaiki Diri Supaya Lebih Baik, ditanyakan oleh Bapak Rinaldi - 5/1/2009

Tak Ada Yang Mendengar Keluh Kesahku, ditanyakan oleh Saudari Nona - 28/5/2009

Bagaimana Bisa Jadi Orang Kaya Yang Berbahagia, ditanyakan oleh Saudari Ellen Jeanice - 18/11/2008

Kesempatan Yang Berakhir, ditanyakan oleh Ibu Ningsih - 1/7/2007

Bagaimana Memotivasi Untuk Bawahan, ditanyakan oleh Ibu Afiyati Reno - 29/2/2008

Apa Itu Kejelasan Tujuan, Pelatihan Dan Dukungan Atasan, ditanyakan oleh Saudara Robby - 3/12/2008

Haruskah Mengambil Bimbingan Belajar, ditanyakan oleh Saudara Stephen - 6/12/2007

Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009

Memotifasi Suami Yang Tidak Mau Bekerja, ditanyakan oleh Ibu Rita Yuliana - 19/9/2008

Merasa Teralienasi Dan Sepi, ditanyakan oleh Ibu Theresia - 9/9/2008

Kiat-kiat Sukses, ditanyakan oleh Saudara Sabda Awan - 23/8/2007

Bagaimana, Dimana, Dan Kapan Saya Bisa Dapat Menjadi Orang Yang Super, ditanyakan oleh Saudara Muhammad Rizky - 22/11/2007

Mengobati Sakit Hati Karena Suami Selingkuh, ditanyakan oleh Ibu Titin - 15/3/2009

Ibu Aku Rindu, ditanyakan oleh Ibu Hana - 13/3/2009

Bagaimana Meminta Reward Pada Atasan Setelah Melakukan Tugas, ditanyakan oleh Ibu Lisa Triono - 19/8/2007
Bagaimana Caranya Merubah Perilaku Diri Yang Tidak Baik, ditanyakan oleh Saudara Rocky - 17/1/2009
Bagaimana Menghadapi Istri Yang Marah Karena Cemburu, ditanyakan oleh Bapak Santo - 25/3/2009
Apakah Saya Harus Kehilangan Teman Dan Keluarga Bila Saya Mengikuti Kata Hati, ditanyakan oleh Ibu Nadia - 20/1/2009
Bagaimana Mengendalikan Amarah Dengan Super, ditanyakan oleh Ibu Monic - 4/5/2009
Bagaimana Agar Saya Tidak Lalai Dengan Janji Saya Untuk Memperbaiki Diri Supaya Lebih Baik, ditanyakan oleh Bapak Rinaldi - 5/1/2009
Tak Ada Yang Mendengar Keluh Kesahku, ditanyakan oleh Saudari Nona - 28/5/2009
Bagaimana Bisa Jadi Orang Kaya Yang Berbahagia, ditanyakan oleh Saudari Ellen Jeanice - 18/11/2008
Kesempatan Yang Berakhir, ditanyakan oleh Ibu Ningsih - 1/7/2007
Bagaimana Memotivasi Untuk Bawahan, ditanyakan oleh Ibu Afiyati Reno - 29/2/2008
Apa Itu Kejelasan Tujuan, Pelatihan Dan Dukungan Atasan, ditanyakan oleh Saudara Robby - 3/12/2008
Haruskah Mengambil Bimbingan Belajar, ditanyakan oleh Saudara Stephen - 6/12/2007
Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009
Memotifasi Suami Yang Tidak Mau Bekerja, ditanyakan oleh Ibu Rita Yuliana - 19/9/2008
Merasa Teralienasi Dan Sepi, ditanyakan oleh Ibu Theresia - 9/9/2008
Kiat-kiat Sukses, ditanyakan oleh Saudara Sabda Awan - 23/8/2007
Bagaimana, Dimana, Dan Kapan Saya Bisa Dapat Menjadi Orang Yang Super, ditanyakan oleh Saudara Muhammad Rizky - 22/11/2007
Mengobati Sakit Hati Karena Suami Selingkuh, ditanyakan oleh Ibu Titin - 15/3/2009
Ibu Aku Rindu, ditanyakan oleh Ibu Hana - 13/3/2009






