Salam Super Pak Mario,
Saya masih berusia 22 tahun dan suami usia 27 tahun, pernikahaan kami sudah berjalan 1,5 tahun dengan banyak perbedaan mulai dari beda agama, suku dan karakter. Dari awal pernikahaan orang tua saya tidak ridha dengan pernikahaan ini dan yang selama ini kerja adalah saya sehingga suami sensitif sekali dan mudah marah selain itu juga dia sangat rewel dalam hal apapun sedangkan saya orangnya tidak mau ambil pusing memang pengenalan kita cuma 4 bulan sehingga saya sangat kaget dengan karakter suami begitu pula sebaliknya. suami yang emosinya belum bisa kontrol dan perkataanya yang selalu menyakiti hati saya tapi saya tidak bisa balik marah dan hanya terdiam saya tidak tahu harus ngomong apa kalau setiap kali suami marah (mis-komunikasi).
Apakah semua yang terjadi karena orang tua tidak ridha dan apa yang harus saya lakukan untuk membuat suami nyaman terhadap saya.
Terima kasih dan Salam Super
Ibu Minarti dari Bandung
ditanyakan pada Jumat, 23 Januari 2009 21:53:47 +0700
Saya masih berusia 22 tahun dan suami usia 27 tahun, pernikahaan kami sudah berjalan 1,5 tahun dengan banyak perbedaan mulai dari beda agama, suku dan karakter. Dari awal pernikahaan orang tua saya tidak ridha dengan pernikahaan ini dan yang selama ini kerja adalah saya sehingga suami sensitif sekali dan mudah marah selain itu juga dia sangat rewel dalam hal apapun sedangkan saya orangnya tidak mau ambil pusing memang pengenalan kita cuma 4 bulan sehingga saya sangat kaget dengan karakter suami begitu pula sebaliknya. suami yang emosinya belum bisa kontrol dan perkataanya yang selalu menyakiti hati saya tapi saya tidak bisa balik marah dan hanya terdiam saya tidak tahu harus ngomong apa kalau setiap kali suami marah (mis-komunikasi).
Apakah semua yang terjadi karena orang tua tidak ridha dan apa yang harus saya lakukan untuk membuat suami nyaman terhadap saya.
Terima kasih dan Salam Super
Ibu Minarti dari Bandung
ditanyakan pada Jumat, 23 Januari 2009 21:53:47 +0700
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Do I Really Want
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Bagaimana Cara Menghadapi Suami Yang Tidak Bekerja, ditanyakan oleh Ibu Dian - 10/2/2009

Bagaimana Cara Mengetahui Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudara Pangondian - 5/1/2009

Menghilangkan Perasaan Bersalah Yang Berkepanjangan, ditanyakan oleh Saudara Andra - 4/5/2009

Bagaimana Cara Membantu Kekasih Agar Dapat Bersikap Jujur Dan Baik, ditanyakan oleh Saudari Shinta Anggraini - 27/11/2009

Bagaimana Bersikap Baik Terhadap Mertua, ditanyakan oleh Ibu Sri Wahyuni - 14/4/2009

Bagaimana Kita Bersikap Terhadap Suami Yang Memiliki Wanita Idaman Lain, ditanyakan oleh Saudari Maia - 14/4/2009

Kerja Yang Berpindah-pindah Perusahaan, ditanyakan oleh Bapak Ardy Wiranata - 31/3/2009

Bagaimana Cara Untuk Membangkitkan Semangat Kerja, ditanyakan oleh Saudari Ade - 9/2/2009

Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009

Bagaimana Menikmati Pekerjaan Di Lingkungan Yang Kurang Positif, ditanyakan oleh Ibu Ari - 14/4/2009

Masalah Rumah Tangga, ditanyakan oleh Ibu Sri Rezeki - 14/4/2009

Kemantapan Hati, ditanyakan oleh Ibu Wina - 31/3/2009

Menyesali Keputusan Di Masa Lalu, ditanyakan oleh Ibu Dandida - 28/4/2009

Berkompromi Dengan Keinginan Suami, ditanyakan oleh Ibu Nur Adinda - 22/4/2009

Bagaimana Caranya Beradaptasi Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Edwin - 18/4/2009

Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009

Bagaimana Menghadapi Suami Yang Egois, ditanyakan oleh Saudari Patra Eve - 17/4/2009

Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009

Suamiku Sayang, Suamiku Patung, ditanyakan oleh Ibu Trysa - 11/4/2009

Ingin Berganti Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 28/4/2009

halaman dari 41

Bagaimana Cara Mengetahui Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudara Pangondian - 5/1/2009
Menghilangkan Perasaan Bersalah Yang Berkepanjangan, ditanyakan oleh Saudara Andra - 4/5/2009
Bagaimana Cara Membantu Kekasih Agar Dapat Bersikap Jujur Dan Baik, ditanyakan oleh Saudari Shinta Anggraini - 27/11/2009
Bagaimana Bersikap Baik Terhadap Mertua, ditanyakan oleh Ibu Sri Wahyuni - 14/4/2009
Bagaimana Kita Bersikap Terhadap Suami Yang Memiliki Wanita Idaman Lain, ditanyakan oleh Saudari Maia - 14/4/2009
Kerja Yang Berpindah-pindah Perusahaan, ditanyakan oleh Bapak Ardy Wiranata - 31/3/2009
Bagaimana Cara Untuk Membangkitkan Semangat Kerja, ditanyakan oleh Saudari Ade - 9/2/2009
Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009
Bagaimana Menikmati Pekerjaan Di Lingkungan Yang Kurang Positif, ditanyakan oleh Ibu Ari - 14/4/2009
Masalah Rumah Tangga, ditanyakan oleh Ibu Sri Rezeki - 14/4/2009
Kemantapan Hati, ditanyakan oleh Ibu Wina - 31/3/2009
Menyesali Keputusan Di Masa Lalu, ditanyakan oleh Ibu Dandida - 28/4/2009
Berkompromi Dengan Keinginan Suami, ditanyakan oleh Ibu Nur Adinda - 22/4/2009
Bagaimana Caranya Beradaptasi Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Edwin - 18/4/2009
Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009
Bagaimana Menghadapi Suami Yang Egois, ditanyakan oleh Saudari Patra Eve - 17/4/2009
Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009
Suamiku Sayang, Suamiku Patung, ditanyakan oleh Ibu Trysa - 11/4/2009
Ingin Berganti Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 28/4/2009










