Salam Super Pak Mario,
Saya mempunyai orang tua yang berkehidupan yang pas-pasan tapi orang tua saya mempunyai sifat gengsi yang besar sekali . Suatu ketika 3 tahun yang lalu orang tua saya mengambil kredit motor tapi di suatu ketika pembayaran terhenti karena bapak tiri saya di jebloskan kedalam penjara karena di dapati mencuri ponsel di daerah Blok M. Jadi secara langsung pembayaran kredit motor itu saya sebagai anak menggantikan pembayaran kredit motor itu selama 1 tahun. Setelah kredit motor lunas dan bapak tiri saya sudah dikeluarkan dari tahanan selama 1 tahun. Ternyata ibu saya selalu salah mengambil keputusan ternyata dia mengambil motor dan kredit lagi itu yang selalu membuat saya jadi berdosa karena menggurui mereka. Bagaimana solusinya Pak MARIO terima kasih atas waktunya
Terima kasih dan Salam Super
Bapak Ijul Fikri dari Jakarta
ditanyakan pada Sabtu, 28 Februari 2009 09:19:34 +0700
Saya mempunyai orang tua yang berkehidupan yang pas-pasan tapi orang tua saya mempunyai sifat gengsi yang besar sekali . Suatu ketika 3 tahun yang lalu orang tua saya mengambil kredit motor tapi di suatu ketika pembayaran terhenti karena bapak tiri saya di jebloskan kedalam penjara karena di dapati mencuri ponsel di daerah Blok M. Jadi secara langsung pembayaran kredit motor itu saya sebagai anak menggantikan pembayaran kredit motor itu selama 1 tahun. Setelah kredit motor lunas dan bapak tiri saya sudah dikeluarkan dari tahanan selama 1 tahun. Ternyata ibu saya selalu salah mengambil keputusan ternyata dia mengambil motor dan kredit lagi itu yang selalu membuat saya jadi berdosa karena menggurui mereka. Bagaimana solusinya Pak MARIO terima kasih atas waktunya
Terima kasih dan Salam Super
Bapak Ijul Fikri dari Jakarta
ditanyakan pada Sabtu, 28 Februari 2009 09:19:34 +0700
Mario Teguh menjawab:
Bapak Ijul Fikri yang hatinya mulia,
Meskipun kita tidak bisa dengan mudah mengubah perasaan kita mengenai masalah yang kita hadapi, kita masih tetap bebas untuk memilih tindakan yang benar.
Maka, pusatkan perhatian pada yang menghasilkan,
bukan pada siapa yang salah.
Karena, berkutat dan menuntut untuk menetapkan siapa yang bertanggung jawab atas kesalahan, membongkar cerita lama tentang kesalahan orang, atau mencari kambing hitam, hanya akan menjauhkan kita dari kegiatan yang menghasilkan.
Sebaliknya, untuk setiap menit yang digunakan untuk bertengkar, ada 60 menit yang dibuang dari mengerjakan sesuatu yang menghasilkan.
Dan, katakanlah : "doaku selalu adalah semoga aku diberikan kekuatan untuk mengubah hal-hal yang dapat aku ubah, menyerahkan kepada Yang Maha Kuasa hal-hal yang berada di luar kemampuanku, dan agar aku diberikan kebijakan untuk membedakan apa yang dapat aku ubah dari apa yang aku tidak berkuasa mengubah."
Yakinlah pada diri Anda dan pada kemampuan Anda untuk mendapatkan bantuan, menjadi keyakinan diri Anda dalam membuat keputusan. Itu sebabnya , Anda damai.
Begitu dulu ya, Bapak Ijul Fikri. Tetaplah bersemangat.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Liana Mariyanti
solusi untuk pertanyaan Bagaimana Menyikapi Diri Apabila Orang Tua Selalu Mengambil Keputusan Yang Salah
pada kolom What Do I Really Want
tag: orang tua, gengsi, salah, keputusan
Bapak Ijul Fikri yang hatinya mulia,
Meskipun kita tidak bisa dengan mudah mengubah perasaan kita mengenai masalah yang kita hadapi, kita masih tetap bebas untuk memilih tindakan yang benar.
Maka, pusatkan perhatian pada yang menghasilkan,
bukan pada siapa yang salah.
Karena, berkutat dan menuntut untuk menetapkan siapa yang bertanggung jawab atas kesalahan, membongkar cerita lama tentang kesalahan orang, atau mencari kambing hitam, hanya akan menjauhkan kita dari kegiatan yang menghasilkan.
Sebaliknya, untuk setiap menit yang digunakan untuk bertengkar, ada 60 menit yang dibuang dari mengerjakan sesuatu yang menghasilkan.
Dan, katakanlah : "doaku selalu adalah semoga aku diberikan kekuatan untuk mengubah hal-hal yang dapat aku ubah, menyerahkan kepada Yang Maha Kuasa hal-hal yang berada di luar kemampuanku, dan agar aku diberikan kebijakan untuk membedakan apa yang dapat aku ubah dari apa yang aku tidak berkuasa mengubah."
Yakinlah pada diri Anda dan pada kemampuan Anda untuk mendapatkan bantuan, menjadi keyakinan diri Anda dalam membuat keputusan. Itu sebabnya , Anda damai.
Begitu dulu ya, Bapak Ijul Fikri. Tetaplah bersemangat.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Liana Mariyanti
solusi untuk pertanyaan Bagaimana Menyikapi Diri Apabila Orang Tua Selalu Mengambil Keputusan Yang Salah
pada kolom What Do I Really Want
tag: orang tua, gengsi, salah, keputusan
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Do I Really Want
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Bagaimana Saya Bisa Bangkit Dari Kelumpuhan Mental Dan Tekad, ditanyakan oleh Saudari Ella Elfira - 1/9/2009

Bagaimana Cara Memotivasi Rekan Kerja Dan Bawahan Dengan Baik, ditanyakan oleh Bapak Antonius Mario Lombardi - 15/11/2007

Merasa Bosan Dalam Segala Hal Di Kehidupan, ditanyakan oleh Ibu Olivia - 6/11/2007

Bingung Memulai, ditanyakan oleh Ibu Nila Kuswara - 26/4/2007

Cita-cita Yang Tertunda, ditanyakan oleh Saudara Suraj Khiani - 19/8/2007

Bagaimana Bekerja Dengan Ikhlas, Semangat Serta Dapat Memperoleh Prestasi, ditanyakan oleh Bapak Sasmito - 1/10/2008

Bagaimana Mengikis Keraguan, ditanyakan oleh Bapak Chandra - 7/11/2007

Tips Sukses Pak Mario, ditanyakan oleh Bapak Wildan - 30/9/2007

Mehadapi Perubahan Keputusan, Yang Cepat, ditanyakan oleh Saudari Merry Winarta - 23/8/2007

Keluar Dari Keadaaan Yang Sulit, ditanyakan oleh Bapak Eirwan - 23/2/2008

Ingin Dipercaya Publik, ditanyakan oleh Bapak Pujono Prio - 15/1/2009

Bagaimana Menghadapi Orang Yang Pemarah Dan Egois, ditanyakan oleh Saudari Ananditha - 19/4/2009

Antara Penghasilan Usaha Dan Pribadi, ditanyakan oleh Ibu Sinta - 10/11/2008

Bagaimana Mengetahui Bahwa Ini Adalah Apa Yang Saya Inginkan, ditanyakan oleh Saudari Kreezna - 27/2/2009

Karir Lambat Dan Berdampak Pada Hasil Untuk Kesejahteraan Keluarga, ditanyakan oleh Bapak Widodo - 1/7/2007

Suami Malas Cari Uang, ditanyakan oleh Ibu Rina - 20/1/2009

Bagaimana Cara Saya Mencapi Target Yang Sudah Ditentukan Perusahaan Saya, ditanyakan oleh Bapak Arman - 31/3/2008

Bagaimana Saya Harus Menghadapi Masalah Saya Dalam Menjalin Hubungan, ditanyakan oleh Ibu Dina - 15/2/2009

Membahagiakan Orang Tua Atau Teguh Pada Pendirian, ditanyakan oleh Saudara Widhi - 11/4/2009

One Man Show Bos, ditanyakan oleh Bapak Endy - 24/6/2008

Bagaimana Cara Memotivasi Rekan Kerja Dan Bawahan Dengan Baik, ditanyakan oleh Bapak Antonius Mario Lombardi - 15/11/2007
Merasa Bosan Dalam Segala Hal Di Kehidupan, ditanyakan oleh Ibu Olivia - 6/11/2007
Bingung Memulai, ditanyakan oleh Ibu Nila Kuswara - 26/4/2007
Cita-cita Yang Tertunda, ditanyakan oleh Saudara Suraj Khiani - 19/8/2007
Bagaimana Bekerja Dengan Ikhlas, Semangat Serta Dapat Memperoleh Prestasi, ditanyakan oleh Bapak Sasmito - 1/10/2008
Bagaimana Mengikis Keraguan, ditanyakan oleh Bapak Chandra - 7/11/2007
Tips Sukses Pak Mario, ditanyakan oleh Bapak Wildan - 30/9/2007
Mehadapi Perubahan Keputusan, Yang Cepat, ditanyakan oleh Saudari Merry Winarta - 23/8/2007
Keluar Dari Keadaaan Yang Sulit, ditanyakan oleh Bapak Eirwan - 23/2/2008
Ingin Dipercaya Publik, ditanyakan oleh Bapak Pujono Prio - 15/1/2009
Bagaimana Menghadapi Orang Yang Pemarah Dan Egois, ditanyakan oleh Saudari Ananditha - 19/4/2009
Antara Penghasilan Usaha Dan Pribadi, ditanyakan oleh Ibu Sinta - 10/11/2008
Bagaimana Mengetahui Bahwa Ini Adalah Apa Yang Saya Inginkan, ditanyakan oleh Saudari Kreezna - 27/2/2009
Karir Lambat Dan Berdampak Pada Hasil Untuk Kesejahteraan Keluarga, ditanyakan oleh Bapak Widodo - 1/7/2007
Suami Malas Cari Uang, ditanyakan oleh Ibu Rina - 20/1/2009
Bagaimana Cara Saya Mencapi Target Yang Sudah Ditentukan Perusahaan Saya, ditanyakan oleh Bapak Arman - 31/3/2008
Bagaimana Saya Harus Menghadapi Masalah Saya Dalam Menjalin Hubungan, ditanyakan oleh Ibu Dina - 15/2/2009
Membahagiakan Orang Tua Atau Teguh Pada Pendirian, ditanyakan oleh Saudara Widhi - 11/4/2009
One Man Show Bos, ditanyakan oleh Bapak Endy - 24/6/2008






