what do i really want

Salam Super Pak Mario Teguh,

Sejak saya lulus kuliah saya bertekad untuk berwirausaha, ketika semester akhir saya memulai bisnis dan cukup berhasil serta menikmatinya. Setelah lulus saya pulang kampung.
Di kota saya ini saya sudah mencoba beberapa usaha mulai dari usaha barang bekas, suplier sampai terakhir saya gagal dalam usaha kontraktor alat berat. Hal ini membuat saya terpukul karena harus menanggung banyak kerugian. Dari pengalaman saya beberapa usaha yang pernah saya lakukan selalu berakhir karena dibohongi  partner bisnis saya.
Sekarang saya bertahan hidup dan berencana untuk melamar pekerjaan dibidang  sales engineer. Saya berharap bisa mengumpulkan modal melalui penjualan dari perusahaan tersebut.
Pertanyaan saya  apakah yang menjadi kekurangan saya untuk diperbaiki  sehingga bila Beliau mengijinkan saya untuk berwirausaha kembali bisa berhasil?

Terima kasih dan Salam Super,

Bapak Denny dari Pekanbaru
ditanyakan pada Kamis, 23 April 2009 13:14:08 +0700


Mario Teguh menjawab:


Bapak Denny yang baik, terima kasih atas pertanyaan Denny.

Kegagalan adalah tanda tidak tepatnya arah. Dengannya, penyesuaian adalah nama perjalanannya. Kegagalan adalah tanda tidak cukup baik-nya cara. Sehingga, peningkatan adalah nama pelatihan-nya. Kegagalan adalah sebetulnya tertundanya sebuah keberhasilan. Oleh karena itu, kesabaran adalah nama penantian-nya.

Kegagalan adalah tanda tidak cukupnya kekuatan. Itu sebabnya, kesungguhan adalah nama keharusan-nya. Kegagalan adalah tanda akan adanya jaminan keberhasilan. Dan…  iman, adalah nama dari keyakinan-nya. Yakinilah bahwa bila mungkin bagi Anda untuk gagal – mungkin juga bagi Anda untuk berhasil.

Sebetulnya, banyak keputusan salah datang dari mempercayai orang yang salah. Itu sebabnya, upaya paling sulit dalam hidup ini adalah menemukan orang yang bisa dipercaya dan bisa dipercayai seutuhnya.  Dan bila keputusan untuk mempercayai orang lain itu datang dari kita,  maka sebetulnya yang harus diawasi dengan teliti, adalah orang yang membuat keputusan itu, yaitu diri kita sendiri.

Anjurannya, hari ini buatlah keputusan-keputusan yang lebih baik dan yang lebih tegas. Anda dinilai oleh orang lain, bukan hanya karena kemampuan Anda, tetapi – lebih akut – karena pilihan keputusan Anda. Dengannya, orang lain akan mempercayakan hal-hal yang lebih besar kepada Anda.

Begitu ya, Bapak Denny. Be focused!

Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh


Extracted by
Wadiyo


solusi untuk pertanyaan Beberapa Kali Gagal Dalam Usaha, Menjadi Kurang Percaya Diri
pada kolom What Do I Really Want
tag: wirausaha, kekurangan, kegagalan, kepercayaan, bisnis, modal, usaha

Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Do I Really Want

mencari solusi atas problem Anda pada lebih dari 805 solusi yang kami sediakan di kolom What Do I Really Want

Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan: Beberapa Kali Gagal Dalam Usaha, Menjadi Kurang Percaya Diri
Seorang Siswi Menyukai Seorang Guru, ditanyakan oleh Saudari Intan - 26/11/2008

Haruskah Mentoleransi Saran Istri., ditanyakan oleh Saudara Edy J.w. - 5/9/2008

Bagaimana Mengatasi Usaha Dengan Modal Pas-pasan, ditanyakan oleh Bapak Muhammad Hafid - 27/9/2007

Jalan Keluar Menghadapi Tantangan Hidup, ditanyakan oleh Saudara Sandi - 21/1/2009

Bagaimana Menyikapinya, ditanyakan oleh Ibu Sri Purwatiningsih - 21/8/2007

Haruskah Saya Bertahan Di Pekerjaan Saya Sekarang, ditanyakan oleh Ibu Liana - 3/2/2009

Diberi Imbalan Diluar Gaji, ditanyakan oleh Bapak Narimo - 11/9/2008

Sesuaikah Posisi Saya Di Kantor, ditanyakan oleh Bapak Wawan - 29/3/2009

Sikap Terhadap Bawahan, ditanyakan oleh Saudari WIDYA AGUSTIN ANGRUGO - 11/9/2007

Mengatasi Keputusasaan, ditanyakan oleh Bapak Rohmat Eko Widodo - 17/9/2007

Usaha Yang Terus Merugi, ditanyakan oleh Bapak Wahyudin - 3/3/2008

Bagaimana Menghadapi Atasan Yang Kurang Mendukung, ditanyakan oleh Bapak Budi - 15/12/2007

Mampukah Saya Meneruskan Usaha Keluarga Saya, ditanyakan oleh Saudara Margono ST - 10/8/2007

Delema Hati Dengan Pekerjaan, ditanyakan oleh Ibu Icha - 24/7/2008

Bagaimana Menghadapi Orang Tua Yang Kolot, ditanyakan oleh Bapak Suyono - 9/7/2008

Haruskah Saya Keluar Dari Tempat Kerja Saya, ditanyakan oleh Ibu Ani - 9/9/2008

Memupuk Keteguhan Diri, ditanyakan oleh Saudara Asep Saepul - 20/8/2007

Bagaimana Mewujudkan Cita-cita Saya Lulusan Sma Bisa Bekerja Di Pertamina, ditanyakan oleh Saudara Deddy Haryanto - 22/8/2007

Menjadi Bidan Muda Yang Sukses, ditanyakan oleh Saudari Detri Wulan Sari - 20/11/2008

Arti Persahabatan, ditanyakan oleh Saudari Yunie - 13/4/2009