Salam Super Pak Mario,
Sekarang saya masih kuliah semester melayang dan bekerja sebagai operator di sebuah tempat karaoke di Jogja, dulu saya mempunyai seorang pacar, namun karena orang tua pacar saya tidak menyetujuinya akhirnya kita putus dan dia menikah dengan orang lain. Saya sudah berkali-kali mebcoba menyukai orang lain namun gagal, karena mereka tidak cocok dengan saya, sampai pada akhirnya saya takut untuk mendekati lawan jenis karena takut gagal.
Saya minta saran dari bapak bagaimana agar saya tetap bisa optimis dan dapat menarik bagi bagi wanita.
Terima kasih dan Salam Super
Bapak Faiz dari Yogyakarta
ditanyakan pada Rabu, 18 Maret 2009 20:22:17 +0700
Sekarang saya masih kuliah semester melayang dan bekerja sebagai operator di sebuah tempat karaoke di Jogja, dulu saya mempunyai seorang pacar, namun karena orang tua pacar saya tidak menyetujuinya akhirnya kita putus dan dia menikah dengan orang lain. Saya sudah berkali-kali mebcoba menyukai orang lain namun gagal, karena mereka tidak cocok dengan saya, sampai pada akhirnya saya takut untuk mendekati lawan jenis karena takut gagal.
Saya minta saran dari bapak bagaimana agar saya tetap bisa optimis dan dapat menarik bagi bagi wanita.
Terima kasih dan Salam Super
Bapak Faiz dari Yogyakarta
ditanyakan pada Rabu, 18 Maret 2009 20:22:17 +0700
Mario Teguh menjawab:
Bapak Faiz yang baik, terima kasih atas pertanyaan Anda.
Betul sekali, hidup ini terjadi dalam alam tindakan, dan bukan dalam alam rencana. Sehingga orang yang menghindari stress di masa muda, hanya akan memindahkan stress itu ke hari tua, saat dia sudah lemah, lambat, dan pelupa.
Selalu, upayakan yang terbaik tanpa dipengaruhi oleh tinggi atau rendahnya pengenalan yang akan kita dapat. Karena, orang yang oblivious, tidak sadar dan tidak menyadari berapa baiknya dia akan dikenali atas kerjanya, akan dikenali lebih baik.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa kuda baik, makannya maju. Seorang karyawan, profesional, yang baik akan selalu bersikap baik, dan berkata baik, terhadap tempat dimana dia bekerja, dimana dia menerima penghasilan. Saat dia hampir bersikap dan berkata tidak baik tentang perusahaan dimana dia bekerja, adalah saat dia harus meninggalkan perusahaan itu.
Ingatlah, bangunlah kemampuan untuk mendapat persetujuan dari orang lain. Mereka harus menyakini Anda untuk menyakini yang Anda yakini. Tetapi, bila perusahaan menolak untuk tumbuh, sehingga Anda tidak pantas lagi untuk tetap tinggal karena ukuran Anda, itulah saat untuk minta ijin mencari peluang tumbuh berikutnya. Begitulah seorang profesional merencanakan pengabdiannya kepada perusahaan.
Begitu dulu ya, Bapak Faiz. Please absorb and apply.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Liana Mariyanti
solusi untuk pertanyaan Kekhawatiran Mendapatkan Pasangan
pada kolom What Do I Really Want
tag: cinta, putus, takut, gagal, optimis
Bapak Faiz yang baik, terima kasih atas pertanyaan Anda.
Betul sekali, hidup ini terjadi dalam alam tindakan, dan bukan dalam alam rencana. Sehingga orang yang menghindari stress di masa muda, hanya akan memindahkan stress itu ke hari tua, saat dia sudah lemah, lambat, dan pelupa.
Selalu, upayakan yang terbaik tanpa dipengaruhi oleh tinggi atau rendahnya pengenalan yang akan kita dapat. Karena, orang yang oblivious, tidak sadar dan tidak menyadari berapa baiknya dia akan dikenali atas kerjanya, akan dikenali lebih baik.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa kuda baik, makannya maju. Seorang karyawan, profesional, yang baik akan selalu bersikap baik, dan berkata baik, terhadap tempat dimana dia bekerja, dimana dia menerima penghasilan. Saat dia hampir bersikap dan berkata tidak baik tentang perusahaan dimana dia bekerja, adalah saat dia harus meninggalkan perusahaan itu.
Ingatlah, bangunlah kemampuan untuk mendapat persetujuan dari orang lain. Mereka harus menyakini Anda untuk menyakini yang Anda yakini. Tetapi, bila perusahaan menolak untuk tumbuh, sehingga Anda tidak pantas lagi untuk tetap tinggal karena ukuran Anda, itulah saat untuk minta ijin mencari peluang tumbuh berikutnya. Begitulah seorang profesional merencanakan pengabdiannya kepada perusahaan.
Begitu dulu ya, Bapak Faiz. Please absorb and apply.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Liana Mariyanti
solusi untuk pertanyaan Kekhawatiran Mendapatkan Pasangan
pada kolom What Do I Really Want
tag: cinta, putus, takut, gagal, optimis
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Do I Really Want
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Bagaimana Membuat Diri Agar Tidak Minder, ditanyakan oleh Ibu Tarsiah - 15/9/2008

Menghidupkan Api Semangat, ditanyakan oleh Bapak Bagaskoro - 25/8/2007

Menghadapi Pekerjaan Yang Baru Dengan Level Yang Belum Pernah Dijabat, ditanyakan oleh Bapak Anton - 4/11/2008

Tentang Kesempatan, ditanyakan oleh Bapak Malvin Achmad Harjadisastra - 31/12/2007

Mengubah Karakteristik Pendiam Dalam Dunia Marketing, ditanyakan oleh Bapak Rachmat - 6/10/2008

Konsep Kebahagiaan, ditanyakan oleh Saudara Erwanto - 15/10/2009

Bagaimana Mengatasi Kelemahan Diri, ditanyakan oleh Bapak Rahman - 12/5/2008

Menghadapi Suami Dengan Segala Kelebihan Dan Kekurangan, ditanyakan oleh Ibu Prita Dora Ukitasari - 26/4/2009

Haruskah Mengambil Bimbingan Belajar, ditanyakan oleh Saudara Stephen - 6/12/2007

Melanjutkan Tujuan Hidup, ditanyakan oleh Ibu Santi - 23/12/2008

Bagaimana Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Untuk Memulai Suatu Usaha, ditanyakan oleh Bapak Sandy - 9/2/2009

Kebaikan, Kebenaran, Kejujuran Dan Keadilan, ditanyakan oleh Bapak Eliston Lumbantobing - 21/4/2009

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Wiraswasta, ditanyakan oleh Bapak Abdullah A M L - 9/12/2007

Keraguan Yang Besar, ditanyakan oleh Ibu Tiyani - 7/10/2007

Bagaimana Cara Mendapatkan Pekerjaan Cocok Dan Di Posisi Yang Aman, ditanyakan oleh Bapak Arie - 31/12/2008

Bagaimana Melakukan Dua Hal Bersamaan, ditanyakan oleh Bapak Bayu Widyanto Utomo - 1/11/2007

Mengapa Orang Menganggap Saya Lebih, ditanyakan oleh Bapak Eko Nugroho - 7/12/2007

Masalah Menghadapi Hidup Tanpa Modal Usaha, ditanyakan oleh Saudara Deni - 11/2/2009

Menentukan Potensi Saya, ditanyakan oleh Saudari Santi - 12/4/2009

Mampukah Saya Untuk Berwiraswasta, ditanyakan oleh Bapak Bernard Santoso - 13/1/2008

Menghidupkan Api Semangat, ditanyakan oleh Bapak Bagaskoro - 25/8/2007
Menghadapi Pekerjaan Yang Baru Dengan Level Yang Belum Pernah Dijabat, ditanyakan oleh Bapak Anton - 4/11/2008
Tentang Kesempatan, ditanyakan oleh Bapak Malvin Achmad Harjadisastra - 31/12/2007
Mengubah Karakteristik Pendiam Dalam Dunia Marketing, ditanyakan oleh Bapak Rachmat - 6/10/2008
Konsep Kebahagiaan, ditanyakan oleh Saudara Erwanto - 15/10/2009
Bagaimana Mengatasi Kelemahan Diri, ditanyakan oleh Bapak Rahman - 12/5/2008
Menghadapi Suami Dengan Segala Kelebihan Dan Kekurangan, ditanyakan oleh Ibu Prita Dora Ukitasari - 26/4/2009
Haruskah Mengambil Bimbingan Belajar, ditanyakan oleh Saudara Stephen - 6/12/2007
Melanjutkan Tujuan Hidup, ditanyakan oleh Ibu Santi - 23/12/2008
Bagaimana Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Untuk Memulai Suatu Usaha, ditanyakan oleh Bapak Sandy - 9/2/2009
Kebaikan, Kebenaran, Kejujuran Dan Keadilan, ditanyakan oleh Bapak Eliston Lumbantobing - 21/4/2009
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Wiraswasta, ditanyakan oleh Bapak Abdullah A M L - 9/12/2007
Keraguan Yang Besar, ditanyakan oleh Ibu Tiyani - 7/10/2007
Bagaimana Cara Mendapatkan Pekerjaan Cocok Dan Di Posisi Yang Aman, ditanyakan oleh Bapak Arie - 31/12/2008
Bagaimana Melakukan Dua Hal Bersamaan, ditanyakan oleh Bapak Bayu Widyanto Utomo - 1/11/2007
Mengapa Orang Menganggap Saya Lebih, ditanyakan oleh Bapak Eko Nugroho - 7/12/2007
Masalah Menghadapi Hidup Tanpa Modal Usaha, ditanyakan oleh Saudara Deni - 11/2/2009
Menentukan Potensi Saya, ditanyakan oleh Saudari Santi - 12/4/2009
Mampukah Saya Untuk Berwiraswasta, ditanyakan oleh Bapak Bernard Santoso - 13/1/2008











