Salam Super Pak Mario,
Saya selalu fokus pada pekerjaan yang kita jalankan untuk mencapai hasil yang maksimal, tidak pernah menerima tawaran di lingkungan sekitar (setia terhadap perusahaan). Yang saya ingin tanya :
1. Kalau kerja keras kita tidak didukung dengan perusahaan yang baik itu bagaimana?
dukungan tersebut misalkan : gaji,komisi dan stok barang yang selalu kosong(kompetitor lain selalu ready).
2. Apa saya harus bekerja keras terus di perusahaan tersebut sedangkan respon dan masukan saya hanya didengar dan tidak ada tindakan?
3. Apa saya salah kalau saya bergabung dengan orang lain dan saya membangun usaha sendiri dengan brand sendiri juga, tapi bergerak di bidang yang sama dengan perusahaan yang dulu saya kerja?
4. Apa langkah yang harus saya ambil untuk memaksimalkan kualitas saya agar terlepas dari masalah ekonomi?
Satu hal lagi, saya sudah menekuni bidang bisnis selama 3 tahun dan umur saya sekarang 21 tahun dengan penghasilan 4-jutaan, tujuan hidup saya adalah kesuksesan di usia muda.
Orang bilang banyak peluang dan masih muda, kalau berharap dan tidak melakukan tindakan, apa bukan akan selalu terpuruk dalam sumur tua yang tidak ada airnya dan menunggu airnya keluar? Betul?
Saya menunggu respon email tersebut.
Terima kasih dan Salam Super
Bapak Handi dari Jakarta
ditanyakan pada Rabu, 18 Maret 2009 16:21:39 +0700
Saya selalu fokus pada pekerjaan yang kita jalankan untuk mencapai hasil yang maksimal, tidak pernah menerima tawaran di lingkungan sekitar (setia terhadap perusahaan). Yang saya ingin tanya :
1. Kalau kerja keras kita tidak didukung dengan perusahaan yang baik itu bagaimana?
dukungan tersebut misalkan : gaji,komisi dan stok barang yang selalu kosong(kompetitor lain selalu ready).
2. Apa saya harus bekerja keras terus di perusahaan tersebut sedangkan respon dan masukan saya hanya didengar dan tidak ada tindakan?
3. Apa saya salah kalau saya bergabung dengan orang lain dan saya membangun usaha sendiri dengan brand sendiri juga, tapi bergerak di bidang yang sama dengan perusahaan yang dulu saya kerja?
4. Apa langkah yang harus saya ambil untuk memaksimalkan kualitas saya agar terlepas dari masalah ekonomi?
Satu hal lagi, saya sudah menekuni bidang bisnis selama 3 tahun dan umur saya sekarang 21 tahun dengan penghasilan 4-jutaan, tujuan hidup saya adalah kesuksesan di usia muda.
Orang bilang banyak peluang dan masih muda, kalau berharap dan tidak melakukan tindakan, apa bukan akan selalu terpuruk dalam sumur tua yang tidak ada airnya dan menunggu airnya keluar? Betul?
Saya menunggu respon email tersebut.
Terima kasih dan Salam Super
Bapak Handi dari Jakarta
ditanyakan pada Rabu, 18 Maret 2009 16:21:39 +0700
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Do I Really Want
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Bagaimana Cara Menghadapi Suami Yang Tidak Bekerja, ditanyakan oleh Ibu Dian - 10/2/2009

Bagaimana Cara Mengetahui Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudara Pangondian - 5/1/2009

Menghilangkan Perasaan Bersalah Yang Berkepanjangan, ditanyakan oleh Saudara Andra - 4/5/2009

Bagaimana Cara Membantu Kekasih Agar Dapat Bersikap Jujur Dan Baik, ditanyakan oleh Saudari Shinta Anggraini - 27/11/2009

Bagaimana Bersikap Baik Terhadap Mertua, ditanyakan oleh Ibu Sri Wahyuni - 14/4/2009

Bagaimana Kita Bersikap Terhadap Suami Yang Memiliki Wanita Idaman Lain, ditanyakan oleh Saudari Maia - 14/4/2009

Kerja Yang Berpindah-pindah Perusahaan, ditanyakan oleh Bapak Ardy Wiranata - 31/3/2009

Bagaimana Cara Untuk Membangkitkan Semangat Kerja, ditanyakan oleh Saudari Ade - 9/2/2009

Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009

Bagaimana Menikmati Pekerjaan Di Lingkungan Yang Kurang Positif, ditanyakan oleh Ibu Ari - 14/4/2009

Masalah Rumah Tangga, ditanyakan oleh Ibu Sri Rezeki - 14/4/2009

Kemantapan Hati, ditanyakan oleh Ibu Wina - 31/3/2009

Menyesali Keputusan Di Masa Lalu, ditanyakan oleh Ibu Dandida - 28/4/2009

Berkompromi Dengan Keinginan Suami, ditanyakan oleh Ibu Nur Adinda - 22/4/2009

Bagaimana Caranya Beradaptasi Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Edwin - 18/4/2009

Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009

Bagaimana Menghadapi Suami Yang Egois, ditanyakan oleh Saudari Patra Eve - 17/4/2009

Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009

Suamiku Sayang, Suamiku Patung, ditanyakan oleh Ibu Trysa - 11/4/2009

Ingin Berganti Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 28/4/2009

halaman dari 41

Bagaimana Cara Mengetahui Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudara Pangondian - 5/1/2009
Menghilangkan Perasaan Bersalah Yang Berkepanjangan, ditanyakan oleh Saudara Andra - 4/5/2009
Bagaimana Cara Membantu Kekasih Agar Dapat Bersikap Jujur Dan Baik, ditanyakan oleh Saudari Shinta Anggraini - 27/11/2009
Bagaimana Bersikap Baik Terhadap Mertua, ditanyakan oleh Ibu Sri Wahyuni - 14/4/2009
Bagaimana Kita Bersikap Terhadap Suami Yang Memiliki Wanita Idaman Lain, ditanyakan oleh Saudari Maia - 14/4/2009
Kerja Yang Berpindah-pindah Perusahaan, ditanyakan oleh Bapak Ardy Wiranata - 31/3/2009
Bagaimana Cara Untuk Membangkitkan Semangat Kerja, ditanyakan oleh Saudari Ade - 9/2/2009
Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009
Bagaimana Menikmati Pekerjaan Di Lingkungan Yang Kurang Positif, ditanyakan oleh Ibu Ari - 14/4/2009
Masalah Rumah Tangga, ditanyakan oleh Ibu Sri Rezeki - 14/4/2009
Kemantapan Hati, ditanyakan oleh Ibu Wina - 31/3/2009
Menyesali Keputusan Di Masa Lalu, ditanyakan oleh Ibu Dandida - 28/4/2009
Berkompromi Dengan Keinginan Suami, ditanyakan oleh Ibu Nur Adinda - 22/4/2009
Bagaimana Caranya Beradaptasi Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Edwin - 18/4/2009
Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009
Bagaimana Menghadapi Suami Yang Egois, ditanyakan oleh Saudari Patra Eve - 17/4/2009
Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009
Suamiku Sayang, Suamiku Patung, ditanyakan oleh Ibu Trysa - 11/4/2009
Ingin Berganti Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 28/4/2009







