what do i really want

Salam Super Pak Mario,

Pak Mario, saya seorang karyawan dengan penghasilan yang cukup, saya memiliki masalah keuangan karena terlilit hutang kartu kredit. Sebenarnya kalau di tarik kebelakang memang hutang tersebut terjadi bukan karena gaya hidup konsumtif tetapi karena pada 2 tahun yang lalu istri saya mengandung anak ke-2, tetapi kehamilan tersebut bermasalah sejak bulan ke-5 (sering pendarahan, sehingga keluar masuk RS) kemudian pada bulan ke-7 akhirnya diputuskan operasi caesar, karena bayi tersebut terlalu kecil maka dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar untuk dirawat di inkubator hingga 41 hari, Karena diruang ECU maka setiap beberapa hari kami diminta untuk memberi DP antara Rp. 7,5 Juta s/d 10 juta (tergantung total pengeluaran yang telah dikeluarkan RSIA tersebut untuk anak saya). Akhirnya saya putuskan memakai kartu kredit (karena tidak ada yang dapat memberi pinjaman kepada kami, dan untuk menyelamatkan nyawa anak saya) tetapi akhirnya nyawa anak kami tidak tertolong. Tidak terasa pemakaian Kartu kredit kami mencapai total +- 100 juta (termasuk perawatan istri saya selama hamil). Saat ini saya hanya mempunyai rumah dan itupun masih kredit di bank. Perlu saya informasikan istri saya saat ini juga bekerja, total penghasilan kami untuk menyicil hutang tersebut tidak cukup. Saya berencana menjual rumah kami, tetapi itupun belum cukup, saya sempat diberi solusi atasan saya untuk pinjam ke owner perusahaan dimana saya bekerja, tetapi saya bingung apakah itu merupakan solusi yang baik ? Mohon saran dari Pak Mario

Terima kasih dan Salam Super

Bapak Daniel dari Samarang
ditanyakan pada Senin, 16 Maret 2009 13:48:24 +0700



Temukan Jawaban atas Permasalahan Anda di kolom What Do I Really Want

mencari jawaban atas permasalahan Anda pada lebih dari 805 jawaban yang disediakan di kolom What Do I Really Want

Jawaban lain dari Pak Mario yang terkait dengan pertanyaan: Mengatasi Masalah Hutang
Bagaimana Cara Menghadapi Suami Yang Tidak Bekerja, ditanyakan oleh Ibu Dian - 10/2/2009
Bagaimana Cara Mengetahui Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudara Pangondian - 5/1/2009
Menghilangkan Perasaan Bersalah Yang Berkepanjangan, ditanyakan oleh Saudara Andra - 4/5/2009
Bagaimana Cara Membantu Kekasih Agar Dapat Bersikap Jujur Dan Baik, ditanyakan oleh Saudari Shinta Anggraini - 27/11/2009
Bagaimana Bersikap Baik Terhadap Mertua, ditanyakan oleh Ibu Sri Wahyuni - 14/4/2009
Kerja Yang Berpindah-pindah Perusahaan, ditanyakan oleh Bapak Ardy Wiranata - 31/3/2009
Bagaimana Cara Untuk Membangkitkan Semangat Kerja, ditanyakan oleh Saudari Ade - 9/2/2009
Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009
Masalah Rumah Tangga, ditanyakan oleh Ibu Sri Rezeki - 14/4/2009
Kemantapan Hati, ditanyakan oleh Ibu Wina - 31/3/2009
Menyesali Keputusan Di Masa Lalu, ditanyakan oleh Ibu Dandida - 28/4/2009
Berkompromi Dengan Keinginan Suami, ditanyakan oleh Ibu Nur Adinda - 22/4/2009
Bagaimana Caranya Beradaptasi Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Edwin - 18/4/2009
Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009
Bagaimana Menghadapi Suami Yang Egois, ditanyakan oleh Saudari Patra Eve - 17/4/2009
Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009
Suamiku Sayang, Suamiku Patung, ditanyakan oleh Ibu Trysa - 11/4/2009
Ingin Berganti Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 28/4/2009

halaman 1 - kolom What Do I Really Want - Ask Mario Teguh  halaman 0 - kolom What Do I Really Want - Ask Mario Teguh  halaman dari 41  halaman 2 - kolom What Do I Really Want - Ask Mario Teguh  halaman 41 - kolom What Do I Really Want - Ask Mario Teguh