what do i really want

Salam Super Pak Mario,

Saya senang bisa mengenal Bapak. Saat ini, saya cukup stress dan merasa tidak ada kemampuan. Saya seorang sales export , sebelum krisis, orderan saya cukup lumayan. Nah setelah krisis, customer minta undur shipment, sedangkan saya sudah membeli material yang nilainya lumayan. Sekarang semua itu stuck di gudang dan ini sudah hampir 4 bulan. Saya sudah coba jual ke yang lain, tapi setiap kali saya konfirmasi atas ide mereka, mereka tidak balik lagi. Kejadian ini tidak hanya sekali. Saya adukan semua ke Allah, saya jalankan puasa yang hampir setiap hari, berdoa dan shalat malam. Tapi saya merasa belum mendapatkan atau doa saya belum terkabul. Saya galau dan bingung. Apakah ada yang salah dalam diri? Sehingga Allah masih belum mau memberikan yang saya minta? Kalau saya lagi tenang, saya menyadari setiap doa ada yang langsung dikabulkan dan ada yang tidak, karena Allah tahu yang terbaik buat kita. Tapi kadang saya tidak bisa mengendalikan hati dan pikiran yang semakin hari semakin berat rasanya. Apa yang harus saya lakukan Pak? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Terima kasih dan Salam Super

Ibu Kanti dari Bandung
ditanyakan pada Kamis, 19 Maret 2009 11:35:32 +0700


Mario Teguh menjawab:


Ibu Kanti yang baik, terima kasih atas kesediaan menerima pelayanan kami.

Sebetulnya, keadaan sulit itu memberikan kepada kita – kekuatan untuk menolak melanjutkan cara-cara lama. Mohon Anda sadari, bersama dengan kemunculan sebuah krisis – selalu datang tambahan kekuatan bagi kita untuk melaksanakan proses-proses yang mungkin selama ini tertunda karena penolakan organisasi.

Ketahuilah, pelanggan adalah alasan mengapa kita ada dan akan tetap ada. Untuk mendatangkan mereka memang sulit, tetapi yang menentukan apakah kita akan berada lama dalam persaingan usaha adalah apakah mereka akan datang kembali.

Dan mereka akan datang kembali bila kita berhasil melayani dengan baik. Sungguh, pelanggan mudah jatuh kasih kepada yang berupaya melayaninya dengan kemampuan terbaiknya. Dan ingatlah , laku atau belum laku, seorang penjual yang bersemangat akan lebih mudah laku.

Doa praktis seorang profesional adalah permintaan untuk dapat membedakan hal-hal yang dapat ditangani sendiri, dari hal-hal yang hanya bisa diserahkan kepada yang Maha Menyelesaikan.

Begitu dulu ya, Ibu Kanti. Tetaplah bersemangat.

Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh


Extracted by
Liana Mariyanti


solusi untuk pertanyaan Mengendalikan Diri
pada kolom What Do I Really Want
tag: krisis, kondisi, sulit, galau, bingung, stress

Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Do I Really Want

mencari solusi atas problem Anda pada lebih dari 805 solusi yang kami sediakan di kolom What Do I Really Want

Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan: Mengendalikan Diri
Kebimbangan, ditanyakan oleh Saudari Ully - 10/9/2007

Ganti Haluan Bisnis, ditanyakan oleh Bapak Hilarion Widyo - 9/12/2007

Bagaimana Saya Menghadapi Dilema, ditanyakan oleh Saudari Vonny - 10/9/2008

Manakah Yang Harus Saya Pilih Jika Saya Lulus Ujian Pns, ditanyakan oleh Ibu Rani - 25/11/2008

Cara Mengimbangi Istri Yang Kurang Bisa Menghargai Suami, ditanyakan oleh Bapak Indra - 8/1/2009

Bagaimana Menghadapi Wawancara Kerja, ditanyakan oleh Bapak Deny - 6/12/2007

Bagaimana Menjadi Pribadi Yang Tangguh Dalam Karir, ditanyakan oleh Ibu Imelda - 23/2/2009

Sok Jujur Jadi Ngga Laku, ditanyakan oleh Bapak Anton Abdullah - 7/9/2008

Penjelasan Mengenai Cinta Itu Gila, ditanyakan oleh Saudara Andi Prabowo - 24/9/2008

Kerja Sistem Kekeluargaan, ditanyakan oleh Ibu Juhaeriah - 27/5/2008

Apa Yang Harus Saya Lakukan, ditanyakan oleh Ibu Maya - 9/1/2009

Apa Sesungguhnya Cita-cita Saya, ditanyakan oleh Saudari Vita - 24/9/2007

Lingkungan Pekerjaan Nyaman,tetapi Penghasilan Kecil, ditanyakan oleh Saudara Ahmad - 27/3/2009

Ingin Menang Dan Tidak Mengecewakan Orang Yang Sudah Mendukung, ditanyakan oleh Saudari Ariska Puspita Anggraini - 24/10/2009

Bagaimana Caranya Agar Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudara Bambang - 1/2/2009

How To Deal With Negative People, ditanyakan oleh Ibu Juli - 24/8/2007

Apakah Kemandirian Berarti Tidak Peduli, ditanyakan oleh Bapak Saputra - 23/2/2009

Motivasi Dan Hambatan Karir Pns, ditanyakan oleh Bapak Fajar - 23/5/2008

Memilih Antara Berbakti Pada Ibu Atau Pria Pilihan Saya, ditanyakan oleh Saudari Siska - 28/4/2009

Mengatasi Kejenuhan Dalam Meraih Cita-cita, ditanyakan oleh Ibu Dyah - 18/12/2008