Salam super Bapak Mario Teguh,
Saya seorang wanita lulusan design, saya menggunakan jilbab dan saya sekarang bekerja sebagai asisten dosen di tempat saya kuliah dulu.
Sebelumnya saya bekerja di sebuah perusahaan swasta selama hampir 2,5 tahun. Saya resign dari perusahaan tersebut karena mengalami ketidakcocokan dalam visi dan misi saya.
Pekerjaan yang saya kerjakan adalah mendesign alat -alat kesehatan terutama wheelchair. Saya sangat menyukai pekerjaan saya bahkan saya terlalu berlebihan sehingga saya sering lupa kalau saya harus istirahat.
Saya memiliki ketertarikan pada design , terutama jika design tersebut untuk para penyandang cacat. Hati saya ingin sekali membantu mereka karena menurut saya mereka memiliki tempat yang sama dengan kebanyakan orang yang "normal".
Saya tergugah ketika 4 tahun lalu saya berkenalan dengan seorang penyandang cacat yang memiliki kemauan dan kemampuan luar biasa, separuh kakinya tidak ada tapi dia bekerja dan mengendarai sepeda motor.
Berawal dari situ perasaan saya bergolak ingin sekali menyumbangkan sesuatu untuk mereka dengan kemampuan saya, tapi selalu ada keraguan dalam diri saya yang berbenturan dengan keinginan orang tua yang meminta saya untuk bekerja kantoran lagi.
Bagaimana saya harus bersikap dan kemana saya harus menyalurkan keinginan dalam diri saya?
Terima kasih dan Salam Super,
Saudari Wiema dari Bandung
ditanyakan pada Kamis, 23 April 2009 11:53:18 +0700
Saya seorang wanita lulusan design, saya menggunakan jilbab dan saya sekarang bekerja sebagai asisten dosen di tempat saya kuliah dulu.
Sebelumnya saya bekerja di sebuah perusahaan swasta selama hampir 2,5 tahun. Saya resign dari perusahaan tersebut karena mengalami ketidakcocokan dalam visi dan misi saya.
Pekerjaan yang saya kerjakan adalah mendesign alat -alat kesehatan terutama wheelchair. Saya sangat menyukai pekerjaan saya bahkan saya terlalu berlebihan sehingga saya sering lupa kalau saya harus istirahat.
Saya memiliki ketertarikan pada design , terutama jika design tersebut untuk para penyandang cacat. Hati saya ingin sekali membantu mereka karena menurut saya mereka memiliki tempat yang sama dengan kebanyakan orang yang "normal".
Saya tergugah ketika 4 tahun lalu saya berkenalan dengan seorang penyandang cacat yang memiliki kemauan dan kemampuan luar biasa, separuh kakinya tidak ada tapi dia bekerja dan mengendarai sepeda motor.
Berawal dari situ perasaan saya bergolak ingin sekali menyumbangkan sesuatu untuk mereka dengan kemampuan saya, tapi selalu ada keraguan dalam diri saya yang berbenturan dengan keinginan orang tua yang meminta saya untuk bekerja kantoran lagi.
Bagaimana saya harus bersikap dan kemana saya harus menyalurkan keinginan dalam diri saya?
Terima kasih dan Salam Super,
Saudari Wiema dari Bandung
ditanyakan pada Kamis, 23 April 2009 11:53:18 +0700
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Do I Really Want
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Bagaimana Cara Menghadapi Suami Yang Tidak Bekerja, ditanyakan oleh Ibu Dian - 10/2/2009

Bagaimana Cara Mengetahui Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudara Pangondian - 5/1/2009

Menghilangkan Perasaan Bersalah Yang Berkepanjangan, ditanyakan oleh Saudara Andra - 4/5/2009

Bagaimana Cara Membantu Kekasih Agar Dapat Bersikap Jujur Dan Baik, ditanyakan oleh Saudari Shinta Anggraini - 27/11/2009

Bagaimana Bersikap Baik Terhadap Mertua, ditanyakan oleh Ibu Sri Wahyuni - 14/4/2009

Bagaimana Kita Bersikap Terhadap Suami Yang Memiliki Wanita Idaman Lain, ditanyakan oleh Saudari Maia - 14/4/2009

Kerja Yang Berpindah-pindah Perusahaan, ditanyakan oleh Bapak Ardy Wiranata - 31/3/2009

Bagaimana Cara Untuk Membangkitkan Semangat Kerja, ditanyakan oleh Saudari Ade - 9/2/2009

Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009

Bagaimana Menikmati Pekerjaan Di Lingkungan Yang Kurang Positif, ditanyakan oleh Ibu Ari - 14/4/2009

Masalah Rumah Tangga, ditanyakan oleh Ibu Sri Rezeki - 14/4/2009

Kemantapan Hati, ditanyakan oleh Ibu Wina - 31/3/2009

Menyesali Keputusan Di Masa Lalu, ditanyakan oleh Ibu Dandida - 28/4/2009

Berkompromi Dengan Keinginan Suami, ditanyakan oleh Ibu Nur Adinda - 22/4/2009

Bagaimana Caranya Beradaptasi Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Edwin - 18/4/2009

Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009

Bagaimana Menghadapi Suami Yang Egois, ditanyakan oleh Saudari Patra Eve - 17/4/2009

Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009

Suamiku Sayang, Suamiku Patung, ditanyakan oleh Ibu Trysa - 11/4/2009

Ingin Berganti Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 28/4/2009

halaman dari 41

Bagaimana Cara Mengetahui Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudara Pangondian - 5/1/2009
Menghilangkan Perasaan Bersalah Yang Berkepanjangan, ditanyakan oleh Saudara Andra - 4/5/2009
Bagaimana Cara Membantu Kekasih Agar Dapat Bersikap Jujur Dan Baik, ditanyakan oleh Saudari Shinta Anggraini - 27/11/2009
Bagaimana Bersikap Baik Terhadap Mertua, ditanyakan oleh Ibu Sri Wahyuni - 14/4/2009
Bagaimana Kita Bersikap Terhadap Suami Yang Memiliki Wanita Idaman Lain, ditanyakan oleh Saudari Maia - 14/4/2009
Kerja Yang Berpindah-pindah Perusahaan, ditanyakan oleh Bapak Ardy Wiranata - 31/3/2009
Bagaimana Cara Untuk Membangkitkan Semangat Kerja, ditanyakan oleh Saudari Ade - 9/2/2009
Bagaimana Penyelesaian Tugas Akhir Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Agung Hariyanto - 22/4/2009
Bagaimana Menikmati Pekerjaan Di Lingkungan Yang Kurang Positif, ditanyakan oleh Ibu Ari - 14/4/2009
Masalah Rumah Tangga, ditanyakan oleh Ibu Sri Rezeki - 14/4/2009
Kemantapan Hati, ditanyakan oleh Ibu Wina - 31/3/2009
Menyesali Keputusan Di Masa Lalu, ditanyakan oleh Ibu Dandida - 28/4/2009
Berkompromi Dengan Keinginan Suami, ditanyakan oleh Ibu Nur Adinda - 22/4/2009
Bagaimana Caranya Beradaptasi Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudara Edwin - 18/4/2009
Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009
Bagaimana Menghadapi Suami Yang Egois, ditanyakan oleh Saudari Patra Eve - 17/4/2009
Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009
Suamiku Sayang, Suamiku Patung, ditanyakan oleh Ibu Trysa - 11/4/2009
Ingin Berganti Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Ayu - 28/4/2009










