Salam Super Pak Mario,
Saya seorang ibu rumah tangga. saya merasa pendidikan saya sia - sia, karena saat ini saya tidak bekerja. sebenarnya suami saya mengijinkan saya untuk bekerja, namun tidak sekarang. Anak-anak masih membutuhkan bimbingan ekstra dari seorang ibu.
Pertanyaan saya, apakah mungkin dengan keadaan saya yang telah lama menganggur, dan tanpa pengalaman, masih ada kesempatan untuk saya bekerja di bidang yang pas dengan bidang pendidikan saya ?
Terimakasih.
Ibu Putri dari Bogor
ditanyakan pada Senin, 08 September 2008 07:52:25 +0700
Mario Teguh menjawab:
Ibu Putri yang baik, terima kasih atas pertanyaan baik Anda.
Mohon ibu ingat, bahwa seorang wanita adalah sebuah kesatuan yang indah dari tiga peran penting dalam kebersamaan dengan pria-nya. Yang pertama, dia sebagai Lover, kekasih. Yang kedua dia sebagai seorang Friend, sahabat. Yang ketiga, dia sebagai seorang Mother, ibu.
Ada wanita yang berhasil membangun karir yang cemerlang, lalu menolak menjadi seorang ibu, karena menurutnya menjadi seorang ibu itu, merendahkan martabatnya sebagai seorang wanita. Dia sangat betul, karena dia adalah wanita yang dilahirkan dari rahim seorang pria.
Mohon selalu diingat, bahwa Tidak ada pria dan wanita yang super mulia dan super cemerlang dalam sejarah kemanusiaan, yang tidak dilahirkan oleh seorang ibu.
Bila bayi kecil, lucu, harum, dan ceria itu kemudian menjadi seorang yang professional atau pebisnis yang cemerlang dan mulia pribadinya; maka langitpun tidak bisa menjadi atap dari tingginya pujian yang terharuskan bagi seorang ibu.
Seorang pria yang mengerti hal ini, akan menghormati wanita-nya sebagai keteladanan bagi anak-anaknya, dalam menghormati ibu mereka, wanita kecintaannya.
Ibu Putri yang baik, keberhasilan tidak bergantung kepada – atau ditentukan oleh lingkungan Anda; tidak juga oleh tingkat pendidikan, bukan oleh kesediaan modal, dan yang pasti bukan karena nasib yang diramalkan oleh orang lain. Anda adalah alasan bagi keberhasilan Anda sendiri; maka pastikanlah bahwa Anda memusatkan perhatian Anda kepada diri Anda sendiri.
Begitu dulu ya, Ibu Putri.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Team MTPE
solusi untuk pertanyaan Apa Yang Bisa Saya Lakukan Sekarang
pada kolom What Is My Future
tag: percaya diri, minder, ibu, wanita
Ibu Putri yang baik, terima kasih atas pertanyaan baik Anda.
Mohon ibu ingat, bahwa seorang wanita adalah sebuah kesatuan yang indah dari tiga peran penting dalam kebersamaan dengan pria-nya. Yang pertama, dia sebagai Lover, kekasih. Yang kedua dia sebagai seorang Friend, sahabat. Yang ketiga, dia sebagai seorang Mother, ibu.
Ada wanita yang berhasil membangun karir yang cemerlang, lalu menolak menjadi seorang ibu, karena menurutnya menjadi seorang ibu itu, merendahkan martabatnya sebagai seorang wanita. Dia sangat betul, karena dia adalah wanita yang dilahirkan dari rahim seorang pria.
Mohon selalu diingat, bahwa Tidak ada pria dan wanita yang super mulia dan super cemerlang dalam sejarah kemanusiaan, yang tidak dilahirkan oleh seorang ibu.
Bila bayi kecil, lucu, harum, dan ceria itu kemudian menjadi seorang yang professional atau pebisnis yang cemerlang dan mulia pribadinya; maka langitpun tidak bisa menjadi atap dari tingginya pujian yang terharuskan bagi seorang ibu.
Seorang pria yang mengerti hal ini, akan menghormati wanita-nya sebagai keteladanan bagi anak-anaknya, dalam menghormati ibu mereka, wanita kecintaannya.
Ibu Putri yang baik, keberhasilan tidak bergantung kepada – atau ditentukan oleh lingkungan Anda; tidak juga oleh tingkat pendidikan, bukan oleh kesediaan modal, dan yang pasti bukan karena nasib yang diramalkan oleh orang lain. Anda adalah alasan bagi keberhasilan Anda sendiri; maka pastikanlah bahwa Anda memusatkan perhatian Anda kepada diri Anda sendiri.
Begitu dulu ya, Ibu Putri.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Team MTPE
solusi untuk pertanyaan Apa Yang Bisa Saya Lakukan Sekarang
pada kolom What Is My Future
tag: percaya diri, minder, ibu, wanita
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Is My Future
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Bagaimana Menyiapkan Masa Depan, ditanyakan oleh Saudara Jenar Suryono - 23/1/2008

Bagaimana Menggunakan Waktu Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudari Ajheng - 4/5/2009

Aktivitas Yang Monoton Dan Membosankan, ditanyakan oleh Saudara Putra Riyansah - 24/11/2008

Tidak Semangat Karena Tidak Sesuai Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Ibu Christina Ariffin - 1/11/2007

Penghargaan, ditanyakan oleh Ibu Fina - 11/12/2007

Pengembangan Karier Sebagai P N S Atau Swasta, ditanyakan oleh Ibu Nurlela - 4/11/2007

Sikap Yang Baik, ditanyakan oleh Ibu Shinta Damayanti - 16/11/2007

Rasa Gagal Dan Pesimis Yang Terus Menghantui, ditanyakan oleh Saudara Eky Adhiputra - 15/9/2008

Tahu Menempatkan Diri Yang Baik, ditanyakan oleh Saudara Bagus Satriyo - 24/11/2008

Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009

Demam Panggung, ditanyakan oleh Bapak Andhika - 24/11/2007

Adilkah Saya Terhadap Keluarga, ditanyakan oleh Ibu Anita - 5/3/2009

Apakah Lebih Baik Saya Harus Memiliki Peta Tujuan Hidup, ditanyakan oleh Saudari Liesa - 18/9/2008

Bagaimana Mengembangkan Usaha Sendiri, ditanyakan oleh Bapak Darmaji - 18/12/2007

Mengatasi Rasa Takut Dan Cemas, ditanyakan oleh Bapak A.a Widiantara - 25/11/2008

Tip Untuk Mencari Pekerjaan Baru, ditanyakan oleh Saudara Anis - 22/8/2007

Bagaimana Menghadapi Dilema Hidup, ditanyakan oleh Ibu Gita - 10/2/2009

Beban Pekerjaan Yang Berlebihan, ditanyakan oleh Ibu Debby Lamongi - 6/8/2007

Menghapus Kemalasan, ditanyakan oleh Saudari Made Khristi Wahyuni - 29/9/2007

Beban Tugas Dan Tanggung Jawab Teramat Banyak, ditanyakan oleh Bapak Ryan - 2/1/2009

Bagaimana Menggunakan Waktu Dengan Baik, ditanyakan oleh Saudari Ajheng - 4/5/2009
Aktivitas Yang Monoton Dan Membosankan, ditanyakan oleh Saudara Putra Riyansah - 24/11/2008
Tidak Semangat Karena Tidak Sesuai Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Ibu Christina Ariffin - 1/11/2007
Penghargaan, ditanyakan oleh Ibu Fina - 11/12/2007
Pengembangan Karier Sebagai P N S Atau Swasta, ditanyakan oleh Ibu Nurlela - 4/11/2007
Sikap Yang Baik, ditanyakan oleh Ibu Shinta Damayanti - 16/11/2007
Rasa Gagal Dan Pesimis Yang Terus Menghantui, ditanyakan oleh Saudara Eky Adhiputra - 15/9/2008
Tahu Menempatkan Diri Yang Baik, ditanyakan oleh Saudara Bagus Satriyo - 24/11/2008
Krisis Percaya Diri, ditanyakan oleh Saudari Jamilah - 12/4/2009
Demam Panggung, ditanyakan oleh Bapak Andhika - 24/11/2007
Adilkah Saya Terhadap Keluarga, ditanyakan oleh Ibu Anita - 5/3/2009
Apakah Lebih Baik Saya Harus Memiliki Peta Tujuan Hidup, ditanyakan oleh Saudari Liesa - 18/9/2008
Bagaimana Mengembangkan Usaha Sendiri, ditanyakan oleh Bapak Darmaji - 18/12/2007
Mengatasi Rasa Takut Dan Cemas, ditanyakan oleh Bapak A.a Widiantara - 25/11/2008
Tip Untuk Mencari Pekerjaan Baru, ditanyakan oleh Saudara Anis - 22/8/2007
Bagaimana Menghadapi Dilema Hidup, ditanyakan oleh Ibu Gita - 10/2/2009
Beban Pekerjaan Yang Berlebihan, ditanyakan oleh Ibu Debby Lamongi - 6/8/2007
Menghapus Kemalasan, ditanyakan oleh Saudari Made Khristi Wahyuni - 29/9/2007
Beban Tugas Dan Tanggung Jawab Teramat Banyak, ditanyakan oleh Bapak Ryan - 2/1/2009











