Assalamualaikum Pak Mario,
Saya bekerja di perusahaan swasta mulai dari lulus kuliah sampai sekarang (sudah hampir 6 tahun). Dari awal sampai sekarang saya masih diposisi staff, tidak ada kenaikan/promosi ke jenjang yang lebih tinggi. Pada tahun 2004 bagian tempat saya bekerja dipecah menjadi 2 bagian (anggap bagian A dan bagian B), saya tetap dibagian A yang bisnisnya jauh lebih besar dari pada bagian B. Pada tahun 2006 bagian A dipecah lagi menjadi 2 bagian (anggap bagian A dan C), nah pada saat itu saya diminta untuk memilih bagian mana yang saya senangi dan saya memilih bagian A padahal saya tahu bagian C sangat membutuhkan saya tapi karena pimpinannya yang sangat arogan dan tidak menghargai orang lain saya tidak mau bergabung dibagian itu.
Tetapi setelah saya memilih dibagian A tadi, ternyata pimpinan bagian A mengatakan tidak ada budget untuk posisi saya itu, maka akhirnya saya mendapat kabar dari atasan saya bahwa manajemen akan mem-PHK saya, pada saat itu saya sangat gembira mendengar berita itu karena uang pesangonnya bisa buat saya membayar uang muka untuk membeli rumah dan saya bisa mencari pekerjaan lain.
Beberapa senior saya memberi saran agar saya bertanya kepada HRD tentang kabar PHK saya tadi supaya saya mendapatkan apa yang menjadi hak saya, begitu kata mereka. Kemudian saya ikuti saran mereka, setelah saya bertanya pada HRD, pihak HRD mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk mem-PHK saya. Akhirnya saya tidak jadi di-PHK malah saya dipindah ke bagian B, tapi pimpinan bagian A minta saya untuk tetap membantu bisnisnya bagian tersebut. (saya jadi bingung sebenarnya saya diperlukan atau tidak ya?) Mulai saat itu saya jadi 'demotivasi' atau sudah tidak ada motivasi lagi. Beberapa minggu yang lalu temen-temen dikantor saya memilih saya jadi ketua Serikat Pekerja, saya kaget sekali kenapa saya dipilih. Saya bingung pak, karena karyawan pada level bawah menggantungkan harapannya kepada saya untuk memperjuangkan hak mereka yang lebih baik, meraka mengganggap saya bisa/berani membawa aspirasi mereka, disisi lain saya sudah sangat 'gerah' berada di perusahaan ini. Terus terang selama ini saya sedang mencari-cari kerjaan baru tapi belum ada satupun yang memanggil saya untuk interview atau test.
Mohon sarannya Pak Mario, apa yang sebenarnya terjadi pada diri saya.Terima kasih atas bantuannya,
Wassalam
Bapak Muhammad Ardani
ditanyakan pada Jumat, 16 November 2007 08:27:42 +0700











