what is my future

Salam Super,

Bapak Guru Mario Teguh adalah idola dan inspirasi untuk saya.

Saat ini saya berusia 24 tahun dan bekerja di salah satu perusahan swasta di Jakarta,namun saya masih merasakah adanya ketidak puasan dalam pencapaian karir saya, apakah hal ini wajar?

Menurut Bapak bagaimana cara merencanakan masa depan yang baik, karena saya tidak mau salah melangkah untuk ke depan.

Kebetulan saya saat ini menjadi tulang punggung keluarga, dan saya merasa kuat karena ada orang-orang di belakang saya yang selalu menyayangi saya dan memberi semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Mohon masukan dan bimbingan.

Terima kasih dan Salam Super.
Bapak Waluyo dari Bekasi
ditanyakan pada Selasa, 01 April 2008 07:31:16 +0700


Mario Teguh menjawab:


Terima kasih atas pertanyaan baik Anda.

Apa pun yang terjadi – yang Anda yakini adalah batasan Anda.

Ingatlah, bila Anda yakin bahwa Anda bisa mencapai sesuatu – Anda mungkin benar. Tetapi, bila Anda meyakini bahwa Anda tidak akan bisa – Anda seratus persen benar. Kebaikan yang tidak Anda yakini – tidak akan merugikan Anda, selama Anda tidak meyakini keburukan yang menjadi lawan dari kebaikan itu. Anda tidak akan menjadi yang bukan Anda. Maka berhati-hatilah dengan kualitas sikap yang Anda pilihkan untuk hati Anda, dan kualitas pikiran yang Anda pilihkan untuk kesadaran Anda.

Hormatilah diri Anda sendiri. Kebesaran yang mungkin Anda capai sangat bergantung kepada berapa besar hormat yang Anda berikan kepada diri Anda sendiri.

Apa pun yang terjadi – Anda harus tetap pada tujuan Anda.

Karena, salah satu bahaya besar dalam hidup ini – bukanlah memasang sebuah tujuan yang besar dan tinggi, lalu tidak mencapainya. Bukan itu. Tetapi memasang sebuah target yang kecil dan rendah, dan kemudian mencapainya.

Apa pun yang terjadi – yang Anda yakini adalah yang akan terjadi.

Anda tidak bisa menjadi yang bukan Anda. Maka bila Anda tidak menetapkan apa yang seharusnya Anda yakini, sebetulnya Anda sedang membiarkan diri Anda menua tanpa rencana.


Begitu dulu ya, Bapak Waluyo. Tetaplah bersemangat.

Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh


Extracted by
Elisa Christanto


solusi untuk pertanyaan Cara Merencanakan Masa Depan Yang Baik
pada kolom What Is My Future
tag: karir, yakin, masa depan

Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Is My Future

mencari solusi atas problem Anda pada lebih dari 333 solusi yang kami sediakan di kolom What Is My Future

Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan: Cara Merencanakan Masa Depan Yang Baik
Mendapatkan Tawaran Kerja, ditanyakan oleh Ibu Esti Handayani - 31/3/2008

Cara Mengimbangi Istri Yang Kurang Bisa Menghargai Suami, ditanyakan oleh Bapak Indra - 8/1/2009

Ketakutan Akan Kecurigaan, ditanyakan oleh Ibu Anit T S - 14/1/2009

Memulai Usaha Sampingan, ditanyakan oleh Bapak Ralim - 30/3/2009

Menghilangkan Kejenuhan Pada Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Janter - 13/10/2008

Kembali Menjadi Karyawan, ditanyakan oleh Bapak Ari Riyad Salami - 30/8/2007

Mental Konsultan, ditanyakan oleh Bapak Dayat Sudrajat - 26/4/2007

Kesibukan Yang Menyita Waktu, ditanyakan oleh Ibu Nina Herlina - 1/7/2007

Soal Profesi Penulis, ditanyakan oleh Bapak Husein - 22/1/2008

Pantaskah Saya Dengan Lingkungan Kerja Yang Sedang Dijalani, ditanyakan oleh Bapak Helmi - 20/1/2008

Lebih Baik Menunggu Atau Mengambil Kesempatan, ditanyakan oleh Bapak Wowo - 16/3/2009

Bingung Tentukan Pilihan, ditanyakan oleh Saudari Ratih - 27/5/2008

Pindah Pekerjaan Yang Lebih Nyaman, ditanyakan oleh Saudara Joan - 26/10/2009

Mohon Bantuan Atas Masalah Saya, ditanyakan oleh Bapak Priyo Raharjo - 5/3/2008

Saya Ingin Menjadi Seorang Motivator, ditanyakan oleh Saudara Ghozali Rusyid Affandi - 19/3/2009

Meningkatkan Prestasi Kuliah Dan Mengejar Ketertinggalan, ditanyakan oleh Saudara Denni Hendra Gunawan - 4/12/2008

Posisi Yang Sulit, ditanyakan oleh Ibu Ita - 22/11/2007

Bagaimana Menghadapi Budaya Yang Melanggar Aturan, ditanyakan oleh Saudari Eka Rahmawati - 15/4/2009

Bagaimana Cara Kita Untuk Melawan Hawa Nafsu Kita Sendiri, ditanyakan oleh Bapak Lora - 6/12/2008

Menghadapi Trauma Karna Teman Dan Teman Sekarang, ditanyakan oleh Saudara Kresna Wina Putra - 21/8/2007