what is my future

pak Mario,

sebelumnya saya minta maaf jika curhat saya terlalu panjang

Pak Mario yang baik,

saya berusia 27 tahun. dan saya masih jobless. walaupun demikian saya telah menyelesaikan tahun ini D3 di Universitas negeri terfavorit di Jakarta, yang saya kejar dengan susah payah dan pengorbanan yang sangat besar.

namun demikian, saya merasa kurang mampu menghadapi tantangan hidup. saya selalu mengurung diri di rumah, tidak bersosialisasi karena saya merasa bodoh sekali. saya selalu tidak mampu menjalin komunikasi dengan orang lain dan saya mempunyai kesulitan untuk memahami dan dipahami ketika melakukan kontak komunikasi personal dengan orang lain..istilahnya 'telmi' alias telat mikir dan kadang-kadang merasa bodoh sekali seolah menjadi naif dan selalu menjadi bahan tertawaan teman-teman.

beberapa kali saya mendapat panggilan interview, tapi tidak ada yang saya datangi karena saya takut dan kuatir akan ketidak mampuan pemahaman kognitif saya. dua hari kedepan, saya akan menghadapi interview untuk posisi yang menurut saya sangat bagus, tetapi saya sangat ragu apakah saya mampu menjalani tugas-tugas nanti. saya sedang mempertimbangkan untuk tidak datang seperti pada interview2 yang sebelumnya.

bercermin kepada keraguan saya dan memang setiap hal yang ada ditangan saya kemudian akan menjadi kacau balau dan berantakan, saya juga sering menjatuhkan barang-barang dan menyenggol hingga semuanya berantakan. padahal saya sudah sangat berhati-hati dalam bekerja. seperti di film-film ya pak Mario?

Apa yang harus saya lakukan? bagaimana membangun kepercayaan diri saya? sebelum hal itu benar-benar membunuh saya pelan-pelan.

terima kasih,

salam hangat.


Ibu Tiyani dari Jakarta
ditanyakan pada Minggu, 07 Oktober 2007 22:17:13 +0700



Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Is My Future

mencari solusi atas problem Anda pada lebih dari 333 solusi yang kami sediakan di kolom What Is My Future

Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan: Keraguan Yang Besar
Mengangkat Derajat Keluarga, ditanyakan oleh Saudara Wanhar - 28/8/2009

Bimbang Dengan Karir Namun Belum Siap Untuk Resign, ditanyakan oleh Bapak Burhanuddin - 4/9/2009

Bagaimana Meraih Masa Depan Yang Indah, ditanyakan oleh Saudara Yogi Priyatno - 31/8/2009

Pindah Pekerjaan Dan Membuka Usaha Sendiri, ditanyakan oleh Saudara Permas - 16/10/2009

Cara Menjadi Leader Yang Bijak, ditanyakan oleh Saudara Putra - 21/10/2009

Tips Penjualan Kendaraan, ditanyakan oleh Saudara Udin - 26/10/2009

Keraguan Menetapkan Pilihan Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Kilana - 16/10/2009

Memulai Bisnis Dan Bertukar Peran Dengan Isteri, ditanyakan oleh Bapak Windra - 5/10/2009

Putus Cinta Disaat Ingin Menikah, ditanyakan oleh Saudara Popo - 31/8/2009

Pindah Pekerjaan Yang Lebih Nyaman, ditanyakan oleh Saudara Joan - 26/10/2009

Meraih Nilai Plus Di Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Dina - 12/10/2009

Bagaimana Mengetahui Bakat Dan Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudari Angel - 12/10/2009

Am I Just A Dreamer, ditanyakan oleh Saudara Lukas - 29/9/2009

Apakah Saya Sudah Gagal Dalam Menjual, ditanyakan oleh Saudara A. A. Ngr Deddy Dwipayana - 26/9/2009

Masalah Dalam Diri, ditanyakan oleh Saudari Nia - 25/9/2009

Apakah Saya Bisa Diterima Bekerja Di Perusahaan Meski Kemampuan Biasa-biasa Saja, ditanyakan oleh Saudara Roel - 24/9/2009

Bagaimanakah Menemukan Pilihan Masa Depan Dengan Tepat, ditanyakan oleh Saudara Bobby - 24/9/2009

Bagaimana Menggapai Masa Depan Jika Biaya Kuliah Tidak Memadai, ditanyakan oleh Saudara Cahyono - 16/10/2009

Gaji Tidak Sesuai, ditanyakan oleh Bapak Lukman Setiawan - 24/9/2009

Antara Keluarga Dan Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Roy Ananda - 24/9/2009


halaman 1 - kolom What Is My Future - ask Mario Teguh  halaman 0 - kolom What Is My Future - ask Mario Teguh  halaman dari 17  halaman 2 - kolom What Is My Future - ask Mario Teguh  halaman 17 - kolom What Is My Future - ask Mario Teguh