Salam super Pak Mario Teguh
Saya mohon nasihat Pak Mario, bagaimana menghadapi kehidupan saya yang sekarang untuk bisa menuju masa depan yang cemerlang ? Dan juga apakah masa depan yang cemerlang berarti sama dengan masa depan yang bahagia ?
Keluarga kami sedang mengalami masalah yang kompleks dan kronis; ekonomi, bisnis, keluarga, dan mental sedang berjalan dengan sangat buruk. Sebelumnya kami pernah mengalami krisis dalam keluarga kami, namun permasalahan tidak datang berbarengan seperti sekarang.
Saya bingung mana yang harus utama diselesaikan terlebih dahulu. Mohon nasihat Pak Mario, tentang konsep yang baik untuk mengatasinya ?
Terimakasih Pak Mario
Bapak Jauhari dari Jakarta
ditanyakan pada Kamis, 27 November 2008 23:22:09 +0700
Saya mohon nasihat Pak Mario, bagaimana menghadapi kehidupan saya yang sekarang untuk bisa menuju masa depan yang cemerlang ? Dan juga apakah masa depan yang cemerlang berarti sama dengan masa depan yang bahagia ?
Keluarga kami sedang mengalami masalah yang kompleks dan kronis; ekonomi, bisnis, keluarga, dan mental sedang berjalan dengan sangat buruk. Sebelumnya kami pernah mengalami krisis dalam keluarga kami, namun permasalahan tidak datang berbarengan seperti sekarang.
Saya bingung mana yang harus utama diselesaikan terlebih dahulu. Mohon nasihat Pak Mario, tentang konsep yang baik untuk mengatasinya ?
Terimakasih Pak Mario
Bapak Jauhari dari Jakarta
ditanyakan pada Kamis, 27 November 2008 23:22:09 +0700
Mario Teguh menjawab:
Bapak Jauhari yang baik,
Saya turut mendoakan agar Bapak dan keluarga segera dibebaskan dari permasalahan yang menghimpit saat ini.
Bawang merah – semakin Anda mengupasnya, semakin Anda ingin menangis.
Sebagian masalah dalam hidup ini berperilaku persis seperti sebuah bawang merah, yaitu – semakin Anda mengupasnya – semakin Anda ingin menangis. Dengannya, kita diundang untuk menyadari bahwa sebagian masalah kita justru akan mendatangkan lebih banyak masalah – saat kita berupaya menyelesaikannya. Masalah seperti itu akan terselesaikan bila kita menyelesaikan masalah lain – yang mungkin adalah bibit dari masalah “bawang merah itu”.
Perhatikanlah masalah Anda, dan bukan penderitaan yang Anda rasakan karena masalah itu.
Ada sebuah nasehat rakyat di Afrika Barat yang melarang kita untuk mempermasalahkan di mana kita jatuh, tetapi memperhatikan di mana kita terpeleset.
Sebagian besar orang menghabiskan tenaga untuk merasakan dan mempermasalahkan penderitaan yang datang dari sebuah masalah, tetapi tidak melakukan sesuatu terhadap sikap dan perilaku yang menyebabkan timbulnya masalah itu.
Maka anjurannya kepada Anda adalah untuk menatap masalah Anda – lekat-lekat di matanya, lalu mengenali wajahnya, lalu mengetahui jalan-jalan masuk yang digunakannya, dan kemudian memberinya nama. Itu penting, karena hanya masalah yang mempunyai nama yang jelas – yang jelas penyelesaiannya.
Karena masalah akan selalu hadir di setiap tingkat keberhasilan – kita harus belajar untuk menerima bahwa orang-orang yang berhasil adalah mereka yang juga memiliki masalah – hanya saja masalah itu tidak meredupkan kejayaan mereka.
Pak Jauhari yang baik,
Kira-kira, apakah jadinya Anda tanpa masalah-masalah Anda ?
Apakah ada sesuatu yang bisa disebut keberhasilan – tanpa masalah ?
Sesungguhnya, kehidupan kita dibentuk oleh masalah-masalah kita.
Bila Anda tidak mampu menyelesaikan masalah Anda – Anda harus mampu menyesuaikan diri dengan masalah Anda, karena meskipun Anda tidak bisa mengalahkan masalah-masalah Anda - Anda tetap mencapai keberhasilan melalui penyesuaian diri dengan masalah-masalah Anda.
Begitu dulu ya, Bapak Jauhari. Tetaplah semangat and stay with us.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Team MTPE
solusi untuk pertanyaan Menuju Masa Depan Yang Cemerlang
pada kolom What Is My Future
tag: krisis, keluarga, pembebasan, kecemerlangan
Bapak Jauhari yang baik,
Saya turut mendoakan agar Bapak dan keluarga segera dibebaskan dari permasalahan yang menghimpit saat ini.
Bawang merah – semakin Anda mengupasnya, semakin Anda ingin menangis.
Sebagian masalah dalam hidup ini berperilaku persis seperti sebuah bawang merah, yaitu – semakin Anda mengupasnya – semakin Anda ingin menangis. Dengannya, kita diundang untuk menyadari bahwa sebagian masalah kita justru akan mendatangkan lebih banyak masalah – saat kita berupaya menyelesaikannya. Masalah seperti itu akan terselesaikan bila kita menyelesaikan masalah lain – yang mungkin adalah bibit dari masalah “bawang merah itu”.
Perhatikanlah masalah Anda, dan bukan penderitaan yang Anda rasakan karena masalah itu.
Ada sebuah nasehat rakyat di Afrika Barat yang melarang kita untuk mempermasalahkan di mana kita jatuh, tetapi memperhatikan di mana kita terpeleset.
Sebagian besar orang menghabiskan tenaga untuk merasakan dan mempermasalahkan penderitaan yang datang dari sebuah masalah, tetapi tidak melakukan sesuatu terhadap sikap dan perilaku yang menyebabkan timbulnya masalah itu.
Maka anjurannya kepada Anda adalah untuk menatap masalah Anda – lekat-lekat di matanya, lalu mengenali wajahnya, lalu mengetahui jalan-jalan masuk yang digunakannya, dan kemudian memberinya nama. Itu penting, karena hanya masalah yang mempunyai nama yang jelas – yang jelas penyelesaiannya.
Karena masalah akan selalu hadir di setiap tingkat keberhasilan – kita harus belajar untuk menerima bahwa orang-orang yang berhasil adalah mereka yang juga memiliki masalah – hanya saja masalah itu tidak meredupkan kejayaan mereka.
Pak Jauhari yang baik,
Kira-kira, apakah jadinya Anda tanpa masalah-masalah Anda ?
Apakah ada sesuatu yang bisa disebut keberhasilan – tanpa masalah ?
Sesungguhnya, kehidupan kita dibentuk oleh masalah-masalah kita.
Bila Anda tidak mampu menyelesaikan masalah Anda – Anda harus mampu menyesuaikan diri dengan masalah Anda, karena meskipun Anda tidak bisa mengalahkan masalah-masalah Anda - Anda tetap mencapai keberhasilan melalui penyesuaian diri dengan masalah-masalah Anda.
Begitu dulu ya, Bapak Jauhari. Tetaplah semangat and stay with us.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Team MTPE
solusi untuk pertanyaan Menuju Masa Depan Yang Cemerlang
pada kolom What Is My Future
tag: krisis, keluarga, pembebasan, kecemerlangan
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Is My Future
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Konsultasi Usaha, ditanyakan oleh Ibu Anti Susanti - 3/9/2007

Ingin Relasi Dengan Istri Menjadi Lebih Baik, ditanyakan oleh Bapak Herry Rorimpandey - 1/7/2007

Apakah Yang Saya Lakukan Sudah Benar Atau Salah, ditanyakan oleh Ibu Tata - 15/10/2008

Kesempatan Atau Dimanfaatkan Orang Lain, ditanyakan oleh Bapak Syamsul - 1/9/2008

Bagaimana Menghadapi Istri Yang Marah Karena Cemburu, ditanyakan oleh Bapak Santo - 25/3/2009

Komunikasi, ditanyakan oleh Bapak Steven - 19/7/2007

Bagaimana Memilih Calon Pasangan Hidup Kita, ditanyakan oleh Saudara Hocan - 28/4/2009

Bagaimana Mengembalikan Jati Diri Yang Hilang, ditanyakan oleh Saudara Rian - 25/11/2008

Bagaimana Mencapai Masa Depan Sebaik Mungkin, ditanyakan oleh Saudara Riski Junaidi - 4/1/2009

Menghadapi Sebuah Hambatan Dengan Cepat, ditanyakan oleh Saudara Arif - 26/7/2009

Persiapan Pribadi Dalam Kelompok, ditanyakan oleh Saudara Asep Kuswanto - 8/8/2008

Menjadi P N S Atau Pegawai Kontrak, ditanyakan oleh Saudari Indah - 8/2/2009

Apakah Yang Saya Lakukan Dibenarkan, ditanyakan oleh Saudara Yudhi Purwono - 9/9/2008

Quantum Iklas, ditanyakan oleh Saudari Dista - 22/11/2008

Semangat Yang Tanpa Batas, ditanyakan oleh Ibu Hellen - 31/12/2007

Keinginan Mencapai Impian Sebagai Trainer Di Bidang Pengembangan Diri, ditanyakan oleh Ibu Yasmin - 29/11/2007

Rukun Dalam Hidup Bertetangga, ditanyakan oleh Bapak Ayik - 11/11/2007

Bagaimana Menemukan Cara Pemasaran Yang Menarik, ditanyakan oleh Bapak Dharma - 31/10/2007

Menghadapi Teman Yang Tertutup, ditanyakan oleh Ibu Atie - 16/12/2007

Menghadapi Suami Pendiam Yang Susah Dimengerti, ditanyakan oleh Ibu Aindri - 24/11/2007

Ingin Relasi Dengan Istri Menjadi Lebih Baik, ditanyakan oleh Bapak Herry Rorimpandey - 1/7/2007
Apakah Yang Saya Lakukan Sudah Benar Atau Salah, ditanyakan oleh Ibu Tata - 15/10/2008
Kesempatan Atau Dimanfaatkan Orang Lain, ditanyakan oleh Bapak Syamsul - 1/9/2008
Bagaimana Menghadapi Istri Yang Marah Karena Cemburu, ditanyakan oleh Bapak Santo - 25/3/2009
Komunikasi, ditanyakan oleh Bapak Steven - 19/7/2007
Bagaimana Memilih Calon Pasangan Hidup Kita, ditanyakan oleh Saudara Hocan - 28/4/2009
Bagaimana Mengembalikan Jati Diri Yang Hilang, ditanyakan oleh Saudara Rian - 25/11/2008
Bagaimana Mencapai Masa Depan Sebaik Mungkin, ditanyakan oleh Saudara Riski Junaidi - 4/1/2009
Menghadapi Sebuah Hambatan Dengan Cepat, ditanyakan oleh Saudara Arif - 26/7/2009
Persiapan Pribadi Dalam Kelompok, ditanyakan oleh Saudara Asep Kuswanto - 8/8/2008
Menjadi P N S Atau Pegawai Kontrak, ditanyakan oleh Saudari Indah - 8/2/2009
Apakah Yang Saya Lakukan Dibenarkan, ditanyakan oleh Saudara Yudhi Purwono - 9/9/2008
Quantum Iklas, ditanyakan oleh Saudari Dista - 22/11/2008
Semangat Yang Tanpa Batas, ditanyakan oleh Ibu Hellen - 31/12/2007
Keinginan Mencapai Impian Sebagai Trainer Di Bidang Pengembangan Diri, ditanyakan oleh Ibu Yasmin - 29/11/2007
Rukun Dalam Hidup Bertetangga, ditanyakan oleh Bapak Ayik - 11/11/2007
Bagaimana Menemukan Cara Pemasaran Yang Menarik, ditanyakan oleh Bapak Dharma - 31/10/2007
Menghadapi Teman Yang Tertutup, ditanyakan oleh Ibu Atie - 16/12/2007
Menghadapi Suami Pendiam Yang Susah Dimengerti, ditanyakan oleh Ibu Aindri - 24/11/2007






