Salam super Pak Mario
Sudah lama sebenarnya saya gelisah. Saya takut suatu hari orang-orang tahu, saya takut bagaimana masa depan saya. Saya takut jika keluarga saya tahu, mereka mungkin akan sangat malu. Demikian juga saya, karena saya menyukai sesama jenis.
Saya tidak pernah menginginkan hal ini, tetapi saya tidak tahu kapan mulai terjadi, seingat saya mulai dari saya kanak-kanak. Saya juga tidak berniat melanggar norma-norma agama dan sosial dengan keadaan saya ini. Saya kadang sedih sekali jika mendengar ceramah, tulisan, omongan dari orang-orang bahwa keadaan seperti saya ini hanyalah mengikuti trend agar dibilang gaul, atau penyimpangan yang harus dihilangkan dengan kekerasan.
Sungguh, saya tidak pernah ingin dikatakan gaul dengan cara seperti ini. Suudah lama saya berusaha untuk sembuh, saya juga tidak menginginkan keadaan seperti ini. Kenapa saya merasakan ketidakadilan, dengan orang-orang memperlakukan orang seperti saya dengan sangat keras, padahal saya tidak sedikit pun berniat untuk merugikan orang lain, melanggar agama dan norma-norma sosial.
Saya ingin sembuh.
Mohon nasehat Pak Mario, agar saya tidak menjadi trauma di masa datang dengan keadaan saya saat ini.
Demikian Pak Mario, terimakasih.
Saudara Hananta dari Yogyakarta
ditanyakan pada Sabtu, 29 November 2008 07:24:57 +0700
Sudah lama sebenarnya saya gelisah. Saya takut suatu hari orang-orang tahu, saya takut bagaimana masa depan saya. Saya takut jika keluarga saya tahu, mereka mungkin akan sangat malu. Demikian juga saya, karena saya menyukai sesama jenis.
Saya tidak pernah menginginkan hal ini, tetapi saya tidak tahu kapan mulai terjadi, seingat saya mulai dari saya kanak-kanak. Saya juga tidak berniat melanggar norma-norma agama dan sosial dengan keadaan saya ini. Saya kadang sedih sekali jika mendengar ceramah, tulisan, omongan dari orang-orang bahwa keadaan seperti saya ini hanyalah mengikuti trend agar dibilang gaul, atau penyimpangan yang harus dihilangkan dengan kekerasan.
Sungguh, saya tidak pernah ingin dikatakan gaul dengan cara seperti ini. Suudah lama saya berusaha untuk sembuh, saya juga tidak menginginkan keadaan seperti ini. Kenapa saya merasakan ketidakadilan, dengan orang-orang memperlakukan orang seperti saya dengan sangat keras, padahal saya tidak sedikit pun berniat untuk merugikan orang lain, melanggar agama dan norma-norma sosial.
Saya ingin sembuh.
Mohon nasehat Pak Mario, agar saya tidak menjadi trauma di masa datang dengan keadaan saya saat ini.
Demikian Pak Mario, terimakasih.
Saudara Hananta dari Yogyakarta
ditanyakan pada Sabtu, 29 November 2008 07:24:57 +0700
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Is My Future
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Mengangkat Derajat Keluarga, ditanyakan oleh Saudara Wanhar - 28/8/2009

Bimbang Dengan Karir Namun Belum Siap Untuk Resign, ditanyakan oleh Bapak Burhanuddin - 4/9/2009

Bagaimana Meraih Masa Depan Yang Indah, ditanyakan oleh Saudara Yogi Priyatno - 31/8/2009

Pindah Pekerjaan Dan Membuka Usaha Sendiri, ditanyakan oleh Saudara Permas - 16/10/2009

Cara Menjadi Leader Yang Bijak, ditanyakan oleh Saudara Putra - 21/10/2009

Tips Penjualan Kendaraan, ditanyakan oleh Saudara Udin - 26/10/2009

Keraguan Menetapkan Pilihan Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Kilana - 16/10/2009

Memulai Bisnis Dan Bertukar Peran Dengan Isteri, ditanyakan oleh Bapak Windra - 5/10/2009

Putus Cinta Disaat Ingin Menikah, ditanyakan oleh Saudara Popo - 31/8/2009

Pindah Pekerjaan Yang Lebih Nyaman, ditanyakan oleh Saudara Joan - 26/10/2009

Meraih Nilai Plus Di Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Dina - 12/10/2009

Bagaimana Mengetahui Bakat Dan Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudari Angel - 12/10/2009

Am I Just A Dreamer, ditanyakan oleh Saudara Lukas - 29/9/2009

Apakah Saya Sudah Gagal Dalam Menjual, ditanyakan oleh Saudara A. A. Ngr Deddy Dwipayana - 26/9/2009

Masalah Dalam Diri, ditanyakan oleh Saudari Nia - 25/9/2009

Apakah Saya Bisa Diterima Bekerja Di Perusahaan Meski Kemampuan Biasa-biasa Saja, ditanyakan oleh Saudara Roel - 24/9/2009

Bagaimanakah Menemukan Pilihan Masa Depan Dengan Tepat, ditanyakan oleh Saudara Bobby - 24/9/2009

Bagaimana Menggapai Masa Depan Jika Biaya Kuliah Tidak Memadai, ditanyakan oleh Saudara Cahyono - 16/10/2009

Gaji Tidak Sesuai, ditanyakan oleh Bapak Lukman Setiawan - 24/9/2009

Antara Keluarga Dan Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Roy Ananda - 24/9/2009

halaman dari 17

Bimbang Dengan Karir Namun Belum Siap Untuk Resign, ditanyakan oleh Bapak Burhanuddin - 4/9/2009
Bagaimana Meraih Masa Depan Yang Indah, ditanyakan oleh Saudara Yogi Priyatno - 31/8/2009
Pindah Pekerjaan Dan Membuka Usaha Sendiri, ditanyakan oleh Saudara Permas - 16/10/2009
Cara Menjadi Leader Yang Bijak, ditanyakan oleh Saudara Putra - 21/10/2009
Tips Penjualan Kendaraan, ditanyakan oleh Saudara Udin - 26/10/2009
Keraguan Menetapkan Pilihan Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Kilana - 16/10/2009
Memulai Bisnis Dan Bertukar Peran Dengan Isteri, ditanyakan oleh Bapak Windra - 5/10/2009
Putus Cinta Disaat Ingin Menikah, ditanyakan oleh Saudara Popo - 31/8/2009
Pindah Pekerjaan Yang Lebih Nyaman, ditanyakan oleh Saudara Joan - 26/10/2009
Meraih Nilai Plus Di Bidang Pekerjaan, ditanyakan oleh Saudari Dina - 12/10/2009
Bagaimana Mengetahui Bakat Dan Potensi Diri, ditanyakan oleh Saudari Angel - 12/10/2009
Am I Just A Dreamer, ditanyakan oleh Saudara Lukas - 29/9/2009
Apakah Saya Sudah Gagal Dalam Menjual, ditanyakan oleh Saudara A. A. Ngr Deddy Dwipayana - 26/9/2009
Masalah Dalam Diri, ditanyakan oleh Saudari Nia - 25/9/2009
Apakah Saya Bisa Diterima Bekerja Di Perusahaan Meski Kemampuan Biasa-biasa Saja, ditanyakan oleh Saudara Roel - 24/9/2009
Bagaimanakah Menemukan Pilihan Masa Depan Dengan Tepat, ditanyakan oleh Saudara Bobby - 24/9/2009
Bagaimana Menggapai Masa Depan Jika Biaya Kuliah Tidak Memadai, ditanyakan oleh Saudara Cahyono - 16/10/2009
Gaji Tidak Sesuai, ditanyakan oleh Bapak Lukman Setiawan - 24/9/2009
Antara Keluarga Dan Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Roy Ananda - 24/9/2009












