Saya bekerja di sebuah perusahaan yang bertaraf nasional, tapi jenjang karir yang diterapkan tidak berdasarkan prestasi, tapi berdasarkan senioritas.
Saya sebagai karyawan yang tergolong baru ( 7 th) merasa jenuh, karena karyawan yang berprestasi dengan yang tidak berprestasi, jenjang karirnya sama.
Bagimana kita harus menyikapinya dan bagaimana menimbulkan motifasi bagi diri kita sendiri?
Bapak Prabawa Bowo dari Jakarta
ditanyakan pada Rabu, 15 Agustus 2007 09:13:50 +0700
Terima kasih Bapak Prabawa Bowo, atas pertanyaan yang baik ini.
Pak Prabawa yang baik, mohon Anda sadari bahwa pekerjaan Anda adalah sebuah mata rantai dari sebuah untaian rantai pengalaman yang membentuk keseluruhan karir Anda. Maka pastikanlah bahwa setiap pekerjaan yang Anda tangani – menjadi sebuah mata rantai yang design-nya akan membentuk sebuah keutuhan yang meninggikan Anda dikemudian hari.
Jika mereka yang bekerja sangat keras pun, belum tentu mencapai yang mereka cita-citakan; apa lagi mereka yang merasa untung karena bisa mengurangkan pekerjaan, atau yang merasa menang karena bisa menerima uang lebih banyak dari upayanya menghindari pekerjaan.
Pak Prabawa yang baik, hentikanlah upaya Anda untuk membuktikan bahwa pekerjaan Anda sekarang adalah jenis pekerjaan yang sesuai bagi Anda. Janganlah juga Anda berupaya untuk membuat Anda sesuai bagi pekerjaan Anda. Karena, Anda bekerja untuk melampaui pekerjaan Anda sekarang, dan bukan untuk menjadi pantas di situ. Anda tidak akan naik, selama Anda masih pantas di tempat itu.
Banyak lah berhasil, dan sering lah berhasil. Itu adalah pendekatan yang lebih baik. Bandingkanlah dengan orang-orang yang keberhasilannya membutuhkan penantian yang panjang, dan yang kemudian membuatnya menjadi peragu dan bahkan meninggalkan proses yang sebetulnya sudah akan menghasilkan.
Mohon Anda perhatikan dengan baik bahwa kualitas pribadi Anda lebih permanen dibandingkan sebuah jenjang karir dan lamanya bekerja. Untuk itu bersiaplah untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tampak-nya kecil dan tidak berarti, tetapi yang penyelesaian-penyelesaian-nya akan menjadikan sebuah untaian pengalaman yang bernilai bagi mereka yang Anda layani.
Begitu dulu ya, Bapak Prabawa Bowo.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Brilianti Widiastuti
Jawaban dari Pak Mario untuk pertanyaan Meningkatkan Motivasi Pada Diri Sendiri
pada kolom What Will Stop Me
tag: motivasi, pengalaman, pekerjaan







