Dear Bpk Mario Teguh,
Salam Super, saya sampaikan semoga Bapak senantiasa sukses dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Sesuai dengan judul pertanyaan yang saya ajukan, mengenai lebih baik jadi pengusaha atau pegawai negri yakni Polisi ? Saat ini saya karyawan di salah satu perusahaan swasta, dan juga sedang menyelesaikan S1, Ilmu Komunikasi, program executive, di salah satu Universitas. Usia saya 24 tahun, memiliki target untuk jadi pengusaha di bidang HRD Consultant / Biro Psikolog bersama rekan saya, beberapa rekan saya lulusan S2 psikolog.
Dengan latar belakang pekerjaan saya di bidang sales & marketing, maka saya membuat ide dan konsep untuk membuat usaha di bidang tersebut.
Terlintas dalam pikiran saya, setelah lulus S1, saya akan coba tes untuk masuk Akpol, karena ada pensiunannya.
Pak Mario, apakah saya tetap fokus pada mimpi saya jadi pengusaha, atau tidak salah untuk mencoba selagi ada kesempatan jadi Polisi dan tetap bisa jadi pengusaha.
Demikian pertanyaan konsultasi yang saya sampaikan.
Terima Kasih dan Salam Super.
Bapak Gideon Yusril Saputra dari Jakarta
ditanyakan pada Selasa, 02 Desember 2008 08:49:53 +0700
Salam Super, saya sampaikan semoga Bapak senantiasa sukses dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Sesuai dengan judul pertanyaan yang saya ajukan, mengenai lebih baik jadi pengusaha atau pegawai negri yakni Polisi ? Saat ini saya karyawan di salah satu perusahaan swasta, dan juga sedang menyelesaikan S1, Ilmu Komunikasi, program executive, di salah satu Universitas. Usia saya 24 tahun, memiliki target untuk jadi pengusaha di bidang HRD Consultant / Biro Psikolog bersama rekan saya, beberapa rekan saya lulusan S2 psikolog.
Dengan latar belakang pekerjaan saya di bidang sales & marketing, maka saya membuat ide dan konsep untuk membuat usaha di bidang tersebut.
Terlintas dalam pikiran saya, setelah lulus S1, saya akan coba tes untuk masuk Akpol, karena ada pensiunannya.
Pak Mario, apakah saya tetap fokus pada mimpi saya jadi pengusaha, atau tidak salah untuk mencoba selagi ada kesempatan jadi Polisi dan tetap bisa jadi pengusaha.
Demikian pertanyaan konsultasi yang saya sampaikan.
Terima Kasih dan Salam Super.
Bapak Gideon Yusril Saputra dari Jakarta
ditanyakan pada Selasa, 02 Desember 2008 08:49:53 +0700
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom What Will Stop Me
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Yang Menghentikan Saya Saat Saya Ingin Sukses, ditanyakan oleh Bapak Sulistyanto - 31/10/2009

Mengembalikan Kepercayaan Pada Seseorang, ditanyakan oleh Saudara Puspita - 10/7/2009

Bagaimana Menghilangkan Ketakutan Pada Diri Sendiri, ditanyakan oleh Saudari Azzahra - 27/7/2009

Meminjamkan Uang Yang Bukan Haknya, ditanyakan oleh Saudara Kaka - 2/8/2009

Saya Suka Meremehkan, ditanyakan oleh Saudara Dodit - 5/8/2009

Ikhlas Menerima Perlakuan Mantan Tunangan, ditanyakan oleh Saudari Imelda - 9/8/2009

Menjadi Pribadi Yang Percaya Diri Dan Tidak Pemalu, ditanyakan oleh Saudara Anton - 6/8/2009

Hobi Yang Terlalu, ditanyakan oleh Bapak Dudung Jumadi - 31/7/2009

Kenalkah Mereka Pada Tuhan, ditanyakan oleh Saudara Erik - 5/8/2009

Tidak Disapa Teman Akrab, ditanyakan oleh Saudari Sella - 13/8/2009

Mengenal Dan Mengatasi Kelemahan Diri, ditanyakan oleh Saudara Uti - 30/7/2009

Bagaimanakah Caranya Mengatasi Sikap Pesimis, ditanyakan oleh Saudara Celso A. Dos Santos - 29/7/2009

Kenapa Harus Ada Aturan, ditanyakan oleh Saudara Adnan - 5/8/2009

Menjadi Pemimpin Dalam Rumah Tangga, ditanyakan oleh Bapak Mychael - 7/8/2009

Cara Ikhlas Menjadi Orang Baik, ditanyakan oleh Saudara Budi - 26/10/2009

Mengatasi Krisis Financial, ditanyakan oleh Bapak Munifan - 28/7/2009

Memulai Bisnis Baru, ditanyakan oleh Saudara Zul Rahman - 27/7/2009

Bagaimana Supaya Tidak Malas, ditanyakan oleh Saudara Julius S - 27/7/2009

Menghadapi Sebuah Hambatan Dengan Cepat, ditanyakan oleh Saudara Arif - 26/7/2009

Kembali Bersemangat Untuk Menatap Hidup, ditanyakan oleh Saudari Tya - 26/7/2009

halaman dari 16

Mengembalikan Kepercayaan Pada Seseorang, ditanyakan oleh Saudara Puspita - 10/7/2009
Bagaimana Menghilangkan Ketakutan Pada Diri Sendiri, ditanyakan oleh Saudari Azzahra - 27/7/2009
Meminjamkan Uang Yang Bukan Haknya, ditanyakan oleh Saudara Kaka - 2/8/2009
Saya Suka Meremehkan, ditanyakan oleh Saudara Dodit - 5/8/2009
Ikhlas Menerima Perlakuan Mantan Tunangan, ditanyakan oleh Saudari Imelda - 9/8/2009
Menjadi Pribadi Yang Percaya Diri Dan Tidak Pemalu, ditanyakan oleh Saudara Anton - 6/8/2009
Hobi Yang Terlalu, ditanyakan oleh Bapak Dudung Jumadi - 31/7/2009
Kenalkah Mereka Pada Tuhan, ditanyakan oleh Saudara Erik - 5/8/2009
Tidak Disapa Teman Akrab, ditanyakan oleh Saudari Sella - 13/8/2009
Mengenal Dan Mengatasi Kelemahan Diri, ditanyakan oleh Saudara Uti - 30/7/2009
Bagaimanakah Caranya Mengatasi Sikap Pesimis, ditanyakan oleh Saudara Celso A. Dos Santos - 29/7/2009
Kenapa Harus Ada Aturan, ditanyakan oleh Saudara Adnan - 5/8/2009
Menjadi Pemimpin Dalam Rumah Tangga, ditanyakan oleh Bapak Mychael - 7/8/2009
Cara Ikhlas Menjadi Orang Baik, ditanyakan oleh Saudara Budi - 26/10/2009
Mengatasi Krisis Financial, ditanyakan oleh Bapak Munifan - 28/7/2009
Memulai Bisnis Baru, ditanyakan oleh Saudara Zul Rahman - 27/7/2009
Bagaimana Supaya Tidak Malas, ditanyakan oleh Saudara Julius S - 27/7/2009
Menghadapi Sebuah Hambatan Dengan Cepat, ditanyakan oleh Saudara Arif - 26/7/2009
Kembali Bersemangat Untuk Menatap Hidup, ditanyakan oleh Saudari Tya - 26/7/2009










