who am i

Yth. Bp. Mario,
Sejak kecil hari-hari saya dipenuhi dengan les ini-itu. Saya orangnya sangat ingin tahu & bisa sesuatu. Kepada siapapun saya belajar. Sehingga saya mempunyai banyak kebisaan/kepandaian. Misal, menyanyi, menari, main musik, melukis, mengarang, olahraga (banyak cabang), baca puisi, memasak, menjahit, dll. Sejak kecil selalu menjuarai berbagai bidang, dalam arti even disatu bidang tidak juara tapi ada kelebihan, umpamanya masuk tv, ikut pameran, exihibisi, dan lain sebagainya. Saya bisa ngobrol masalah apapun, karenanya saya banyak teman. TAPI..

Saya sudah bisa & tahu apapun tapi kok sampai usia 40th sekarang saya tidak sukses disatu bidang pun? Apa yang salah dengan saya? Bagaimana caranya saya bisa sukses disatu bidang saja? Sementara tawaran kerja banyak kok malah enjoy jadi ibu RT. Saya ingin berkarier


Ibu R. A. Diah Nieke S dari Jakarta
ditanyakan pada Jumat, 20 Juli 2007 03:29:47 +0700


Mario Teguh menjawab:


Saya senang sekali dengan pertanyaan Anda, terima kasih.

Ibu Diah yang baik, tajamkan fokus dari penggunaan semua kekuatan Anda.

 

Bila keinginan adalah pintu keluarnya tenaga, maka keinginan yang banyak dan liar berserakan – adalah penyia-nyiaan kekuatan.  Semakin banyak yang kita inginkan, akan semakin banyak yang hanya tinggal menjadi keinginan.

 

Maka mulai hari ini, mohon kesediaan Anda untuk mengutamakan satu keinginan saja.  Mohon Anda pilihkan dari milyaran keinginan Anda itu – satu keinginan yang pencapaiannya menghasilkan pemuasan bagi semua keinginan Anda.  Lalu Anda berfokus pada yang satu itu.

 

Ibu Diah yang baik, dengarkanlah suara dari impian Anda.

 

Suara impian Anda, sering membingungkan Anda, keras dan kacau; … tidak selalu memekakkan telinga, tetapi pasti membingungkan, seperti suara bicara seribu orang yang tidak saling mendengarkan.  Sekarang, saya undang Anda untuk duduk dengan tenang dan damai mendengarkan dengan teliti; dan hanya dengan begitu Anda akan mendengar impian Anda berbicara dalam rangkaian kalimat penuh kasih layaknya dari seorang bijak.

 

Ibu Diah yang baik, setelah itu, segeralah memutuskan.


Begitu dulu ya, Ibu R. A. Diah Nieke S.

Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh


Extracted by
Team MTPE


solusi untuk pertanyaan Bagaimana Konsentrasi Di Satu Bidang Pekerjaan.
pada kolom Who Am I
tag: memutuskan, bingung, damai, keinginan, tenang

Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom Who Am I

mencari solusi atas problem Anda pada lebih dari 818 solusi yang kami sediakan di kolom Who Am I

Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan: Bagaimana Konsentrasi Di Satu Bidang Pekerjaan.
Berselisih Dengan Atasan Perusahaan Milik Keluarga, ditanyakan oleh Ibu Nisrina Nada Shifa - 27/7/2007

Bagaimana Menyikapi Orang Yang Tidak Menghargai Kita, ditanyakan oleh Saudari Devita - 3/9/2007

Kepercayaan Diri Bagi Si Wajah Rata-rata, ditanyakan oleh Saudari Wina Pravitasari - 1/7/2007

Bagaimana Meningkatkan Posisi Dalam Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Muhammad Najib - 21/8/2007

Bagaimana Cara Menghadapi Perubahan Sikap Yang Drastis Dari Kekasih, ditanyakan oleh Saudara Adrian - 26/3/2009

Agar Berani Mengungkapkan Pendapat, ditanyakan oleh Saudara Hendra Surendra - 28/4/2009

Apakah Bekerja Dan Berusaha Memerlukan Gelar, ditanyakan oleh Bapak Umar Junaedi - 2/2/2008

Memimpin Di Tengah Para Pemimpin, ditanyakan oleh Bapak Vyan - 27/3/2009

Bila Saya Ragu-ragu, ditanyakan oleh Bapak Udauby - 30/8/2007

Bagaimana Mengatasi Kesulitan Dalam Perkuliahan, ditanyakan oleh Saudari Deasy Yuhandini - 14/9/2007

Haruskah Terlalu Terobsesi Pada Hobby, ditanyakan oleh Saudara Agustinus - 2/3/2009

Standar Hidup Yang Tinggi, ditanyakan oleh Ibu Sutiwi - 26/9/2008

Mengapa Orang Menganggap Saya Lebih, ditanyakan oleh Bapak Eko Nugroho - 7/12/2007

Ingin Karir Tetap Cemerlang Di Masa Sulit, ditanyakan oleh Bapak Ambar Widodo - 30/10/2007

Ingin Naik Kelas, ditanyakan oleh Bapak Rudi Irawan - 23/8/2007

Mana Yang Lebih Dulu Super, Di Karir Atau Keluarga, ditanyakan oleh Ibu Rosalina - 4/1/2009

Bagaimana Agar Saya Tidak Mudah Tertarik Dengan Wanita Lain Yang Bukan Isteri Saya, ditanyakan oleh Bapak Yudistira - 20/4/2009

Bagaimana Cara Menentukan Cita-cita, ditanyakan oleh Saudara Alfi - 1/2/2009

Hilang Kepercayaan Terhadap Atasan, ditanyakan oleh Ibu Nadine Inaya - 26/11/2007

Bingung Akan Tujuan Hidup, ditanyakan oleh Saudara Beni - 7/1/2009