who am i

Pak Mario yang baik,

Saya mau bertanya mengapa di dunia ini harus ada kekecewaan, dan kesedihan, padahal itu yang membuat kita rapuh.  Saya bingung dengan hidup saya mengapa di dunia yang terisi oleh ratusan ribu manusia tak seorangpun yang  peduli dan sayang kepada saya.
Saya merasa bahwa saya hidup sendiri di tengah keramaian, hati ini hampa. Semua tidak ada yang peduli dan memberikan cinta kepada saya orang tua, teman, mereka sama sekali tidak peduli.
Saya hanya manusia biasa yang juga bisa merasakan sakitnya hati. Tapi saya tidak tahu harus apa dan bagaimana saya?
Saya selalu iri kepada teman-teman saya dan jika saya melihat seorang anak bercengkrama menukar perasaan bermesra dengan ayahnya saya merasa iri, saya sedih.

Terimakasih.

Saudara Danny dari Depok
ditanyakan pada Sabtu, 11 April 2009 21:04:53 +0700


Mario Teguh menjawab:


Saudara Danny yang baik, saya mengerti perasaan Anda saat ini.

Pribadi berjiwa kristal memiliki cara-cara yang membantu kita untuk melihat keindahan pada yang biasa, dan merasakan kehebatan dalam kewajaran. Dia memampukan kita merayakan yang sederhana, dan menginginkan yang telah kita miliki.

Mohon Anda sadari bahwa bukan kebahagiaan yang membuatmu bersyukur. Engkau berbahagia karena engkau bersyukur.

Karena, syarat bagi pencapaian dari yang belum kita miliki, adalah mensyukuri yang telah kita miliki. Sehingga, jika Anda ingin mendapatkan yang belum Anda miliki, inginkanlah yang sudah Anda miliki.

Begitu dulu ya, Saudara Danny. Tetaplah menjadi pribadi yang Super.

Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh


Extracted by
Elisa Christanto


solusi untuk pertanyaan Bagaimana Menghilangkan Perasaan Tidak Disayangi Oleh Orangtua Dan Teman
pada kolom Who Am I
tag: bingung, kecewa, sedih, rapuh, peduli, sayang, hampa, hati, orangtua, teman, iri

Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom Who Am I

mencari solusi atas problem Anda pada lebih dari 818 solusi yang kami sediakan di kolom Who Am I

Cara Untuk Menjadi Sukses, ditanyakan oleh Saudara Iman - 26/2/2009

Punya Potensi Tapi Susah Berkembang, ditanyakan oleh Bapak Djatmiko - 26/11/2008

Mengapa Saya Harus Di Sini, ditanyakan oleh Saudara Damara Putra - 1/3/2009

Persiapan Mengelola Perusahaan Keluarga, ditanyakan oleh Bapak Sapto Hadi - 1/7/2007

Sikap Tegas, ditanyakan oleh Bapak Syadida - 9/9/2008

Antara Kecerdasan Dan Kepandaian, ditanyakan oleh Bapak Dodid Palupi - 28/1/2008

Bagaimana Menjadi Pemimpin Yang Baik, ditanyakan oleh Ibu Deciana Um K - 24/8/2007

Menghadapi Kesulitan Mengatur Pengeluaran, ditanyakan oleh Ibu Hesti Agustina - 2/2/2008

Tips Menghadapi Kebimbangan Pekerjaan, ditanyakan oleh Bapak Ari - 5/11/2007

Bingung Akan Tujuan Hidup, ditanyakan oleh Saudara Beni - 7/1/2009

Bagaimana Caranya Mencapai Kecemerlangan Dan Kesejahteraan, ditanyakan oleh Bapak Satria Kapirana - 21/3/2009

Pindah Kerja Ke Perusahaan Klien, ditanyakan oleh Ibu Liena Lim - 21/8/2007

Mendapatkan Tawaran Kerja, ditanyakan oleh Ibu Esti Handayani - 31/3/2008

Cinta Remaja, ditanyakan oleh Saudari Sinta Kusumaningtias - 13/4/2009

Bagaimana Merencanakan Target Sales Dan Biaya Operasional, ditanyakan oleh Bapak Arbi - 27/8/2008

Orang Yang Beruntung, ditanyakan oleh Bapak Ridwan Hamid - 26/4/2007

Konflik Saat Bekerja Di Perusahaan Keluarga, ditanyakan oleh Ibu Berlian Phelia - 8/4/2009

Apakah Hubungan Suami Istri Yang Saya Jalani Ini Normal, ditanyakan oleh Ibu Yulianti - 2/2/2009

Merancang Masa Depan, ditanyakan oleh Bapak Hendra - 30/10/2007

Menghadapi Kegagalan Dan Ingin Bangkit Kembali, ditanyakan oleh Bapak Fadli - 4/9/2008