Salam Super Bapak Mario Teguh,
Pak Mario, saya sangat mengagumi Anda sebagai sosok pribadi yang santun bersahaja halus tutur kata dan sangat berkesan atas apa yang Bapak sampaikan di Metro TV.
Saya mohon saran bagaimana membentuk menjadi seorang pribadi yang matang, dewasa dan santun dalam hal apapun serta mampu bersyukur atas karunia Tuhan.
Terkadang saya merasa berkepribadian ganda, menjadi sosok yang rapuh, mudah patah semangat dan emosi saya labil.
Saya mohon bantuan Bapak untuk memberikan jalan keluar.
Terima kasih
Saudara Nasem Hameed dari Palangkaraya
ditanyakan pada Selasa, 25 November 2008 15:43:25 +0700
Pak Mario, saya sangat mengagumi Anda sebagai sosok pribadi yang santun bersahaja halus tutur kata dan sangat berkesan atas apa yang Bapak sampaikan di Metro TV.
Saya mohon saran bagaimana membentuk menjadi seorang pribadi yang matang, dewasa dan santun dalam hal apapun serta mampu bersyukur atas karunia Tuhan.
Terkadang saya merasa berkepribadian ganda, menjadi sosok yang rapuh, mudah patah semangat dan emosi saya labil.
Saya mohon bantuan Bapak untuk memberikan jalan keluar.
Terima kasih
Saudara Nasem Hameed dari Palangkaraya
ditanyakan pada Selasa, 25 November 2008 15:43:25 +0700
Mario Teguh menjawab:
Saudara Nasem Hameed yang baik, terima kasih atas pertanyaan Nasem Hameed.
Masing-masing dari kita dilahirkan dengan dua kecenderungan yang seimbang – yaitu kecenderungan untuk menjadi pribadi yang baik dan kecenderungan untuk menjadi pribadi yang kurang baik.
Semua yang kuat tumbuh dari kualitas-kualitas kecil yang diijinkan berkembang dalam keteraturan. Itu sebabnya, bila Anda ingin membangun kekuatan, bangunlah keteraturan.
Karena pribadi yang bersungguh-sungguh untuk secara teratur bersikap benar, berpikir benar, dan bertindak benar – tidak perlu lagi meminta sebuah kehidupan yang baik, karena dengannya ia jadi berhak dan pantas untuk hidup dalam sebuah kualitas yang menyejahterakan, yang membahagiakan, dan yang mencemerlangkannya.
Maka, bila ketidak-stabilan itu masih setia menemani Anda – mengeluhkan sedikit, tetapi bersyukurlah banyak.
Karena cara termudah untuk menghilangkan ketidak-stabilan pada mesin mobil, adalah menancap gas!
Maka sibuklah. Perpendeklah jarak antara pencapaian-pencapaian Anda. Cepatlah selesai dalam satu urusan, untuk segera berpindah ke urusan yang berikutnya.
Begitu dulu ya, Saudara Nasem Hameed. Please absorb and apply.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Elisa Christanto
solusi untuk pertanyaan Bagaimana Menjadi Seorang Pribadi Yang Matang
pada kolom Who Am I
tag: santun, bersahaja, matang, dewasa, syukur, pribadi, ganda, rapuh, semangat, emosi, labil
Saudara Nasem Hameed yang baik, terima kasih atas pertanyaan Nasem Hameed.
Masing-masing dari kita dilahirkan dengan dua kecenderungan yang seimbang – yaitu kecenderungan untuk menjadi pribadi yang baik dan kecenderungan untuk menjadi pribadi yang kurang baik.
Semua yang kuat tumbuh dari kualitas-kualitas kecil yang diijinkan berkembang dalam keteraturan. Itu sebabnya, bila Anda ingin membangun kekuatan, bangunlah keteraturan.
Karena pribadi yang bersungguh-sungguh untuk secara teratur bersikap benar, berpikir benar, dan bertindak benar – tidak perlu lagi meminta sebuah kehidupan yang baik, karena dengannya ia jadi berhak dan pantas untuk hidup dalam sebuah kualitas yang menyejahterakan, yang membahagiakan, dan yang mencemerlangkannya.
Maka, bila ketidak-stabilan itu masih setia menemani Anda – mengeluhkan sedikit, tetapi bersyukurlah banyak.
Karena cara termudah untuk menghilangkan ketidak-stabilan pada mesin mobil, adalah menancap gas!
Maka sibuklah. Perpendeklah jarak antara pencapaian-pencapaian Anda. Cepatlah selesai dalam satu urusan, untuk segera berpindah ke urusan yang berikutnya.
Begitu dulu ya, Saudara Nasem Hameed. Please absorb and apply.
Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh
Extracted by
Elisa Christanto
solusi untuk pertanyaan Bagaimana Menjadi Seorang Pribadi Yang Matang
pada kolom Who Am I
tag: santun, bersahaja, matang, dewasa, syukur, pribadi, ganda, rapuh, semangat, emosi, labil
Temukan Solusi atas Problem Anda di kolom Who Am I
Solusi lain yang terkait dengan pertanyaan:
Tepatkan Tindakan Saya Untuk Memenangkan Orang Lain, ditanyakan oleh Ibu Dewi Sari - 7/9/2008

Bagaimana Caranya Menjadi Wirausaha Jika Tidak Memiliki Modal, ditanyakan oleh Bapak Danawan - 25/11/2008

Bagaimana, Dimana, Dan Kapan Saya Bisa Dapat Menjadi Orang Yang Super, ditanyakan oleh Saudara Muhammad Rizky - 22/11/2007

Menumbuhkan Sikap Hormat Bawahan, ditanyakan oleh Bapak Andreas - 6/12/2007

Bagaimana Menghadapi Kebaikan Dibalas Keburukan, ditanyakan oleh Bapak Ricky - 8/12/2008

Menentukan Masa Depan, ditanyakan oleh Ibu Sri - 28/9/2007

Bagaimana Menyikapi Wawancara Kerja, ditanyakan oleh Saudara Adi - 28/3/2009

Mengapa Saya Melihat Area Abu-abu Di Depan Jalan Saya, ditanyakan oleh Saudara Jemil - 19/4/2009

Habis Manis Sepah Dibuang, ditanyakan oleh Bapak Dede Gumilang - 12/5/2008

Manakah Yang Lebih Penting, ditanyakan oleh Bapak Dewe - 31/12/2007

Berat Mengambil Keputusan, ditanyakan oleh Saudara Andreas Tanjung - 8/11/2007

Aktivitas Yang Monoton Dan Membosankan, ditanyakan oleh Saudara Putra Riyansah - 24/11/2008

Batasan Waktu Pengalaman Kerja, ditanyakan oleh Bapak Yohanes Sutrisno - 9/11/2007

Kebahagian Diri Atau Orang Tua, ditanyakan oleh Saudari Anita Cahaya - 16/4/2009

Penjualan Dengan Sistem Konsinyasi, ditanyakan oleh Bapak Purwanto - 13/11/2007

Bagaimana Cara Memulai Sebuah Bisnis Di Bidang Ekspedisi, ditanyakan oleh Bapak Firman - 11/1/2009

Mengenali Diri, ditanyakan oleh Saudari Tika - 11/6/2009

Pilih Karier Atau Keluarga, ditanyakan oleh Ibu Aelina Ariestya - 6/10/2007

Bagaimana Mengetahui Pasangan Hidup Yang Diperkenankan-nya, ditanyakan oleh Saudari Monik - 22/2/2009

Cara Mengimbangi Istri Yang Kurang Bisa Menghargai Suami, ditanyakan oleh Bapak Indra - 8/1/2009

Bagaimana Caranya Menjadi Wirausaha Jika Tidak Memiliki Modal, ditanyakan oleh Bapak Danawan - 25/11/2008
Bagaimana, Dimana, Dan Kapan Saya Bisa Dapat Menjadi Orang Yang Super, ditanyakan oleh Saudara Muhammad Rizky - 22/11/2007
Menumbuhkan Sikap Hormat Bawahan, ditanyakan oleh Bapak Andreas - 6/12/2007
Bagaimana Menghadapi Kebaikan Dibalas Keburukan, ditanyakan oleh Bapak Ricky - 8/12/2008
Menentukan Masa Depan, ditanyakan oleh Ibu Sri - 28/9/2007
Bagaimana Menyikapi Wawancara Kerja, ditanyakan oleh Saudara Adi - 28/3/2009
Mengapa Saya Melihat Area Abu-abu Di Depan Jalan Saya, ditanyakan oleh Saudara Jemil - 19/4/2009
Habis Manis Sepah Dibuang, ditanyakan oleh Bapak Dede Gumilang - 12/5/2008
Manakah Yang Lebih Penting, ditanyakan oleh Bapak Dewe - 31/12/2007
Berat Mengambil Keputusan, ditanyakan oleh Saudara Andreas Tanjung - 8/11/2007
Aktivitas Yang Monoton Dan Membosankan, ditanyakan oleh Saudara Putra Riyansah - 24/11/2008
Batasan Waktu Pengalaman Kerja, ditanyakan oleh Bapak Yohanes Sutrisno - 9/11/2007
Kebahagian Diri Atau Orang Tua, ditanyakan oleh Saudari Anita Cahaya - 16/4/2009
Penjualan Dengan Sistem Konsinyasi, ditanyakan oleh Bapak Purwanto - 13/11/2007
Bagaimana Cara Memulai Sebuah Bisnis Di Bidang Ekspedisi, ditanyakan oleh Bapak Firman - 11/1/2009
Mengenali Diri, ditanyakan oleh Saudari Tika - 11/6/2009
Pilih Karier Atau Keluarga, ditanyakan oleh Ibu Aelina Ariestya - 6/10/2007
Bagaimana Mengetahui Pasangan Hidup Yang Diperkenankan-nya, ditanyakan oleh Saudari Monik - 22/2/2009
Cara Mengimbangi Istri Yang Kurang Bisa Menghargai Suami, ditanyakan oleh Bapak Indra - 8/1/2009









