Salam Hormat Pak Mario Teguh,
Semoga limpahan rahmat Tuhan selalu menyertai hidup Bapak,
Saya sedang gundah dan teramat sedih, begitu melihat kenyataan bahwa keponakan lelaki saya, 19 tahun, semester I PTN, memiliki perilaku seks yang menyimpang - dia mengakui penyuka sesama jenis. Sungguh tak terbayangkan betapa hancur hati kakak perempuan saya melihat kenyataan ini. Dalam hal ini saya sangat butuh saran dari Bapak, bagaimana saya mesti bersikap terhadap perilaku tersebut, mengingat saya dan kakak saya dibenturkan pada dua pilihan sudut pandang. Menyikapi dari sudut pandang agama atau secara sosial.
Sebagaimana kita tahu, karena era globalisasi terkadang segala hal yang tabu menjadi maklum. Begitupun pandangan keponakan saya. Bagaimana kami seharusnya mengarahkannya, dia sudah dewasa, tidak gampang menyampaikan sebuah aturan untuk diikutinya.
Saran dan pandangan Bapak sangat saya harapkan.
Terima Kasih.
Ibu Rahmah dari Surabaya
ditanyakan pada Senin, 14 April 2008 07:10:02 +0700











